Kondisi Terkini Demo Mahasiswa, Tertahan di Jalan Sudirman dan Tak Sampai Bundaran HI
Massa aksi tetap tidak bisa menembus barisan atau penjagaan. Apalagi, memang adanya pagar pembatas milik Polres Metro Jakarta Pusat.
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Nasional (SMN) menggelar aksi unjuk rasa di dekat kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat. Aksi ini sudah berlangsung sejak siang hari tadi, Jumat (12/6).
Pantauan merdeka.com, massa aksi yang sedianya menggelar demo di Bundaran HI tidak jadi dilaksanakan. Hal ini lantaran mereka tertahan di Jalan Sudirman atau dekat gedung UOB atau pertigaan yang ingin mengarah ke Manggarai, Jakarta Selatan.
Namun, secara perlahan massa aksi terus maju atau berjalan ke arah Bundaran HI. Akan tetapi, kuatnya border atau penjagaan aparat TNI-Polri yang membuat mereka tak bisa menembusnya.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi tetap tidak bisa menembus barisan atau penjagaan. Apalagi, memang adanya pagar pembatas milik Polres Metro Jakarta Pusat yang terpasang di tengah-tengah jalan.
Sehingga, mereka tetap berada di Jalan Sudirman atau dekat dengan gedung UOB dan tidak bisa menuju ke Bundaran HI sesuai tujuan awalnya.
Sambil sesekali menyanyikan lagu Indonesia Pusaka, Indonesia Raya dan beberapa lagu lainnya. Mahasiswa yang menggelar aksi hari ini yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Pancasila (UP), Universitas Gunadarma dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah.
Tuntutan Massa Aksi
Berikut tuntutan massa aksi:
1. Stop Pemborosan APBN
2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM
3. Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil
5. Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah
Sebelumnya, Polisi meminta massa mahasiswa tidak menjadikan kawasan Bundaran HI sebagai lokasi penyampaian aspirasi. Polda Metro Jaya telah berkoordinasi agar titik aksi dialihkan ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR RI.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan Bundaran HI merupakan kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan perekonomian sehingga perlu dijaga agar tidak terjadi gangguan yang berlebihan.
"Kami memahami bahwa di sekitar Bundaran HI banyak kegiatan perekonomian dan aktivitas masyarakat. Karena itu kami berkomunikasi agar titik aksi bisa dialihkan ke Patung Kuda atau DPR/MPR," kata Budi kepada wartawan, Jumat (12/6).
Penyampaian Pendapat Dijamin Undang Undang
Menurut dia, penyampaian pendapat tetap dijamin undang-undang. Namun pelaksanaannya juga harus memperhatikan kepentingan masyarakat lain yang beraktivitas di sekitar lokasi aksi.
Dia mengimbau peserta demonstrasi menjaga fasilitas umum dan fasilitas publik selama menyampaikan aspirasi.
Selain itu, massa juga diminta menghormati warga yang mencari nafkah di kawasan yang dilalui atau menjadi lokasi kegiatan unjuk rasa.
"Kami mengajak adik-adik mahasiswa menjaga fasilitas umum dan menghormati masyarakat lain yang memiliki aktivitas sehari-hari," tutupnya.