Saat memasuki sore hari, aksi demonstran semakin anarkis. Mereka merusak pagar DPR hingga runtuh. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Pertahanan ini dilakukan untuk menghalau pergerakan massa pendemo yang melakukan tindakan anarkis dengan merusak pagar dan tembok Gedung DPR hingga roboh. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Massa demonstran melakukan perusakan pagar DPR dengan menyabut besi pagar hingga merobohkan beton secara beramai-ramai. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Saat bergerak maju, pasukan polisi anti huru-hara itu terlihat melindungi diri dengan tameng agar terhindar dari lemparan benda para pendemo. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Namun, beberapa ada yang terlihat terkena lemparan hingga mengharuskan salah satu anggotanya membenahi posisi helmnya. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Selain itu, seorang anggota polisi anti huru-hara juga sempat ada yang terjatuh dari barisan barikade tameng yang mereka buat. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Rekannya yang ada di belakang tampak berusaha untuk menolong di tengah tekanan para demonstran yang terus melakukan pelemparan batu. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Hingga pada akhirnya kembali pada posisi barisannya.
Pengamanan oleh polisi bertameng ini akhirnya membuahkan hasil, massa mundur dan tidak satupun yang berani menembus masuk dalam halaman DPR. Foto: Merdeka.com / Imam Buhori