demo dpr
-
News •29 Pelajar yang Terjaring saat Demo DPR Dibina di Barak TNI29 pelajar tersebut berada di Polda Metro Jaya setelah aksi demonstrasi.
-
News •Kerusuhan Demo DPR, 49 Orang Jadi Tersangka dan 273 DipulangkanPuluhan tersangka tersebut merupakan bagian dari 322 orang yang sebelumnya ditangkap polisi.
-
News •Kisah Pilu Bambang Pejompongan, Niat Cek Toko Berujung MautBambang Setiawan meninggal dunia saat kerusuhan pasca-demo di depan Gedung DPR. Korban sempat pamit untuk mematikan lampu tokonya sebelum ditemukan tak bernyawa.
-
News •Polisi Ungkap 5 Anak Bawa Bensin-Bintaro Hendak Dilempar ke Massa Demo DPRPenelusuran tersebut dilakukan untuk mengungkap dugaan pemanfaatan hingga eksploitasi anak dalam aksi yang berujung kerusuhan.
-
News •Polisi Ungkap 3 Klaster di Balik Demo Rusuh Depan DPRMeski demikian, polisi belum mengungkap identitas maupun jumlah orang yang tergabung dalam masing-masing klaster tersebut.
-
News •Kericuhan Demo DPR, 322 Orang Ditangkap PolisiSekelompok orang ini melakukan aksi yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
-
News •Berulang Kali Pos Polisi Slipi Jadi Korban Amarah PendemoPos Polisi Slipi kembali jadi sasaran amarah massa pada Kamis malam. Warga menyaksikan pembakaran sebelum polisi menembakkan gas air mata. Ini kronologinya.
-
5Foto •Massa BOI Soroti Dugaan Mafia AlutsistaAktivis Barisan Oposisi Indonesia (BOI) menggelar aksi di depan Gedung Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Aksi tersebut mendesak Presiden Prabowo Subianto menindak dugaan praktik mafia alat utama sistem persenjataan (alutsista). BOI menilai praktik tersebut berpotensi mengganggu sistem pertahanan nasional. Massa juga mendorong pengadaan alutsista yang transparan, profesional, dan sesuai kebutuhan pertahanan.
-
News •Api Berkobar di Pos Polisi Bawah Flyover Slipi, Diduga Dibakar MassaBelum diketahui kronologi kejadian.
-
8Foto •Water Cannon Bubarkan Massa di Gerbang DPRMassa aksi terdesak meninggalkan gerbang utama Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam, setelah polisi mengerahkan mobil water cannon. Sebelumnya, massa masih bertahan di sekitar gerbang dan sebagian berupaya merobohkan pagar. Api juga terlihat berkobar di sejumlah titik kawasan tersebut. Polisi telah mengimbau massa untuk meninggalkan area DPR/MPR sebelum water cannon diarahkan ke kerumunan. Semprotan air membuat massa berlarian menjauh dari gerbang. Pada saat bersamaan, Jalan Tol Dalam Kota ditutup sementara dari arah Cawang menuju Slipi dan polisi bersiaga di sekitar area tol.
-
News •Semprotan Water Cannon Bubarkan Massa Demo Depan DPRPetugas sebelumnya sudah memberikan peringatan agar aksi dibubarkan.
-
News •Masuk Jalan Tol, Massa Lempari Mobil Diduga Milik PejabatMassa masuk ke ruas jalan tol sambil membawa sejumlah bendera yang dipasang pada batang kayu.
-
News •Demo di DPR Memanas, Massa Bakar Ban dan Rusak PagarHingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama.
-
Jakarta •Alasan CCTV Dishub DKI Jakarta Tak Bisa Pantau Lalu Lintas Saat Demo 27 AgustusSaat Demo 27 Agustus, Dishub DKI belum bisa memantau CCTV dari command center. Ujang Harmawan menjelaskan situasi pemulihan sistem.
-
News •Massa Pati Tinggalkan DPR, Polisi Tangkap Pria Bawa Sajam hingga CopetSetelah massa AMPB meninggalkan lokasi, polisi masih disiagakan di sekitar Gedung DPR/MPR.
-
News •Ada Demo di DPR, Exit Tol Dalam Kota Arah Grogol DitutupPengguna jalan yang hendak menuju kawasan MPR/DPR diimbau menggunakan akses keluar alternatif.
-
News •Pria Berhelm Diamuk Massa Demo DPR, Dituding Provokator dan Bawa GolokSituasi memanas hingga pria berhelm itu menjadi sasaran amukan.
-
News •DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung Desember, Taruhannya JabatanDPR menargetkan RUU Perampasan Aset dapat rampung dan disahkan paling lambat 15 Desember 2026.
-
Politik •Usai Audiensi AMPB, Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal DisahkanAMPB menuntut RUU Perampasan Aset disahkan paling lambat 15 Desember 2026. Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pimpinan DPR siap mundur bila target gagal.
-
News •Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Belum DisahkanDPR menyatakan siap menuntaskan, bahkan bicara opsi mundur.