Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) meninggalkan kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026), setelah menyelesaikan audiensi dengan pimpinan DPR.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan massa AMPB telah menyelesaikan penyampaian aspirasi dan meninggalkan lokasi secara tertib.
“Kalau untuk masyarakat Pati sudah. Sudah kita antarkan juga. Bukan membubarkan, mereka telah selesai melaksanakan audiensi bersama-sama,” kata Reynold kepada wartawan.
Setelah massa AMPB meninggalkan lokasi, polisi masih disiagakan di sekitar Gedung DPR/MPR. Pengamanan dilakukan tidak hanya di titik aksi, tetapi juga pada jalur lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.
“Tetap, memberikan rasa aman di sini bukan hanya di lokasi, termasuk juga keamanan, keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Reynold mengatakan polisi turut mengamankan sejumlah jalur dan kawasan di sekitar Gedung DPR/MPR untuk memastikan pengguna jalan tetap merasa aman.
“Karena kita tahu kan, bukan hanya di jalur ini dan di lingkar ini pun kita berikan rasa aman juga,” katanya.
Advertisement
Polisi Amankan Sejumlah Orang
Reynold memastikan tidak ada peserta AMPB yang ditahan selama aksi berlangsung. Namun, polisi mengamankan beberapa orang yang diduga membawa senjata tajam dan melakukan pencopetan.
“Ndak, kecuali tadi ada beberapa yang membawa senjata tajam dan ada yang melakukan copet,” kata Reynold.
Orang-orang yang diamankan tersebut kemudian dibawa polisi untuk menjalani pemeriksaan dan proses lebih lanjut.
“Sedang diproses, dibawa langsung tadi,” ujarnya.