Pria berinisial DM (29) tewas setelah menjadi korban pengeroyokan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Polisi telah menangkap tiga dari delapan pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Korban sempat menjalani perawatan intensif dalam kondisi koma selama empat hari sebelum akhirnya meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.
"Kami berhasil mengamankan tiga dari delapan pelaku yang sudah teridentifikasi," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).
Ketiga pelaku yang diamankan berinisial NA, AE, dan MLS. Dua di antaranya masih berstatus anak di bawah umur. Mereka ditangkap di wilayah Jakarta Barat dan Rangkasbitung, Banten. Salah satu pelaku diserahkan langsung oleh keluarganya kepada polisi.
Advertisement
Cekcok Saat Pesta Miras
Peristiwa terjadi pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di tempat hiburan Westown. Saat kejadian, korban dan para pelaku berada di lokasi yang sama sambil mengonsumsi minuman beralkohol.
Menurut hasil penyelidikan sementara, korban dan pelaku tidak saling mengenal. Perselisihan diduga dipicu kesalahpahaman yang terjadi saat pesta minuman keras berlangsung.
"Korban dan pelaku tidak saling kenal. Awalnya hanya selisih paham ketika mengonsumsi minuman beralkohol," ujar Alexander.
Keributan kemudian berlanjut ketika rombongan bergerak menuju area tangga. Di lokasi itu, korban disebut sempat memiting salah seorang teman pelaku.
Melihat rekannya diperlakukan demikian, sejumlah pelaku tersulut emosi dan langsung melakukan pemukulan secara bersama-sama terhadap korban.
"Motifnya karena ingin membalas dendam melihat temannya dipiting oleh korban," jelas Alexander.
Advertisement
Polisi Buru Pelaku yang Menjatuhkan Korban
Dari pemeriksaan sementara, polisi menemukan fakta bahwa korban bukan sekadar terjatuh saat keributan terjadi. Korban diduga sengaja dijatuhkan dari lantai dua oleh salah satu pelaku.
"Menurut keterangan pelaku yang sekaligus menjadi saksi, korban memang sengaja dijatuhkan oleh pelaku," tegasnya.
Korban yang mengalami luka serius langsung dibawa ke rumah sakit. Namun setelah empat hari menjalani perawatan dalam kondisi koma, nyawanya tidak tertolong.
Meski tiga pelaku telah diamankan, polisi masih memburu lima pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui. Termasuk pelaku yang diduga mendorong korban hingga jatuh dari lantai dua.
"Dari delapan pelaku yang sudah kami identifikasi, tiga ini pelaku pengeroyokan yang memukul korban. Tapi bukan pelaku yang mendorong korban hingga jatuh dari lantai dua. Saat ini kami masih mencari pelaku tersebut," katanya.
Polisi juga mengimbau para pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri. Dalam penyidikan kasus ini, petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV dan pakaian yang dikenakan para pelaku saat kejadian.