Sempat Gencar Sidak Pabrik, Wamenaker Immanuel Ebenezer Kini Ditangkap KPK
Padahal, belum lama ini ia aktif membagikan aktivitas inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pabrik melalui akun Instagram pribadinya.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer tengah menjadi sorotan publik setelah dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Padahal, belum lama ini ia aktif membagikan aktivitas inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pabrik melalui akun Instagram pribadinya, @immanuelebenezer.
Seperti terlihat diakun Instagram Noel, Kamis (21/8), dia mengunggah momen sidak pabrik pasta gigi di Depok, Jawa Barat. Dalam video, dipaparkan bahwa karyawan usia pensiun belum mendapatkan haknya selama 14 bulan lantaran Jaminan Hari Tua (JHT) tidak dibayarkan perusahaan selama 22 bulan.
Noel pun tampak geram dan siap membawa masalah tersebut ke jalur hukum.
"Kalau manajemennya tidak peduli dengan itu (JHT) ya penegakan hukum," kata dia.
Noel terlihat menghadapi para ibu-ibu yang menangis atas nasibnya. Mereka mengaku telah bekerja sangat lama di pabrik, ada 30 tahun hingga 41 tahun.
"Kalau pimpinan perusahaannya tidak mampu menyelesaikan persoalan ini kita pidana, kita penjarain tuh orang," katanya.
Namun begitu, semangat penegakan hukumnya malah berbanding terbalik dengan kasus yang menjeratnya di KPK saat ini. Dia terjaring OTT atas dugaan pemerasaan terhadap perusahaan yang mengurus sertifikasi K3.
"Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, Kamis (21/8).
Penangkapan Immanuel Ebenezer merupakan bagian dari rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (20/8) malam. Saat ini, Immanuel Ebenezer sudah berada di Gedung Merah Putih KPK Jakarta.
Menurut Fitroh, sejumlah barang bukti disita dalam operasi tersebut.
"Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil dan ada motor ducati," kata Fitroh saat dikonfirmasi, Kamis (21/8).
Terkait jumlah uang disita, Fitroh belum merincinya.
K3 adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang mencakup berbagai kegiatan untuk mencegah kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Sertifikat K3 berperan sebagai alat pencegahan. Dengan mematuhi protokol keselamatan yang ditetapkan, perusahaan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan cedera di tempat kerja.
Sertifikasi K3 tidak hanya melibatkan perlindungan terhadap karyawan tetapi juga mencegah potensi kerugian operasional.