Sorot
{{caption}}
Dicari KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Muncul Jelang Tengah Malam

{{caption}}
KPK Sita Ratusan Gram Emas Saat OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

{{caption}}
Megawati Diundang ke Dili untuk Terima Penghargaan Khusus

{{caption}}
Gerak Cepat Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi

{{caption}}
Prabowo Sebut MBG Bakal Jangkau 85 Juta Penerima dan Buka 3 Juta Pekerjaan

{{caption}}
Cerita Prabowo Panggil Kepala PPATK dan BPKP Sebelum Copot 3 Pimpinan BGN

Topik Terkait
{{caption}}
Resiliensi APBN Indonesia Diuji di Tengah Gejolak Harga Energi Global

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia menunjukkan resiliensi, namun tekanan fiskal meningkat akibat lonjakan harga energi global. Simak analisis lengkapnya di sini.

{{caption}}
RAPBN 2026 Fokus Turunkan Kemiskinan dan Perkuat Industri Nasional

Ketua Banggar DPR Said Abdullah menegaskan bahwa APBN harus lebih dari sekadar instrumen keuangan.

{{caption}}
Asumsi Makro APBN 2026 Tetapkan Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4%

DPR telah mengumumkan kesepakatan akhir dengan pemerintah mengenai asumsi makro untuk APBN tahun 2026.

{{caption}}
Trivia Angka Penting: Kemen ESDM-DPR Sepakati Asumsi Dasar ESDM 2026, Subsidi Listrik Melonjak Rp101 Triliun

Kementerian ESDM dan Komisi XII DPR RI telah menyepakati Asumsi Dasar ESDM 2026, termasuk ICP, lifting migas, serta alokasi subsidi BBM, LPG, dan listrik. Angka-angka krusial ini akan memengaruhi kebijakan energi nasional.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Dorong Pemerintah Susun RAPBN 2026 Realistis di Tengah Ketidakpastian Global

Said berharap pemerintah mengajukan angka-angka asumsi ekonomi makro yang realistis, namun tetap menginjeksikan harapan bahwa perekonomian nasional bisa tumbuh.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Sebut Nota Keuangan RAPBN 2026 Realistis

Pilihan angka moderat ini menunjukkan pemerintah realistis dalam menghitung tantangan tahun 2026 yang tidak mudah.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Said Abdullah: Perkiraan Postur RAPBN 2026 Sangat Menantang

Menurut Said postur RAPBN 2026 akan menjadi modal penting bagi pemerintah untuk melakukan berbagai program recovery daya beli masyarakat.

{{caption}}
DPR dan Pemerintah Sepakati Target Pertumbuhan Ekonomi 2026 Sebesar 5,2–5,6 Persen

Selain pertumbuhan ekonomi 2026, sejumlah asumsi makro dalam KEM-PPKF 2026 pun turut disepakati.

{{caption}}
Perkokoh Ketahanan Bangsa, Banggar DPR Raker dengan Para Menko Bahas Rencana Kerja Anggaran 2026

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia menghadapi tantangan yang besar.

{{caption}}
Said Abdullah Harap Kabinet yang Dirancang Prabowo Banyak Tempatkan Profesional

Said Abdullah, mengingatkan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, supaya merealisasikan janjinya yang diucapkan pada masa kampanye.

{{caption}}
Sektor Keuangan Tunjukkan Tren Penurunan, Ketua Banggar Minta Pemerintah Adaptif

Said mencontohkan saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus melemah.

{{caption}}
Jokowi Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI 2024 Tembus 5,2 Persen

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2024 di kisaran 5,2 persen.

{{caption}}
OPINI: Menjernihkan Perihal APBN 2026

Arah kebijakan fiskal harus memberi insentif, dan pembenahan ekosistemnya, agar investasi pada sektor sektor ini tumbuh lebih ekspansif.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Usul Reformasi Subsidi Energi, Minta Pemutakhiran Data dan Pakai Sistem Biometrik

Untuk memastikan subsidi tepat sasaran, Said mengusulkan adanya pembaruan data penerima manfaat secara menyeluruh.

{{caption}}
Banggar DPR Tolak Usulan BBM Subsidi Dikurangi

Said mengingatkan agar jangan sampai pemerintah mengotak-atik program subsidi rakyat kecil.

{{caption}}
Jaga Ketahanan Fiskal, Said Abdullah Desak Pemerintah Stop Kompensasi Listrik Orang Kaya dan Industri

Said optimistis, penghentian kompensasi listrik untuk kelompok mampu dan sektor industri dapat membantu menjaga defisit APBN tetap berada pada level aman.

{{caption}}
Said Abdullah Ingatkan Pentingnya APBN Tetap Sehat di Tengah Gejolak Global

Untuk memastikan kesehatan fiskal tetap terjaga, Said mendorong pemerintah untuk melakukan realokasi terhadap belanja negara yang dianggap tidak mendesak.

{{caption}}
Banggar DPR: Pemerintah Punya Ruang Fiskal Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menegaskan pemerintah masih memiliki ruang fiskal untuk mempertahankan defisit APBN di bawah 3 persen dari PDB, meski ada wacana pelebaran defisit oleh Menkeu.

{{caption}}
Said Abdullah: Disiplin Fiskal di Bawah 3 Persen PDB Masih Bisa Dijaga

Said berharap setiap opsi kebijakan ekonomi didahului oleh kajian komprehensif dengan melibatkan para ekonom dan kalangan akademisi.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Said Abdullah Usulkan 4 Langkah Penguatan Fiskal di Tengah Defisit APBN Rp135,7 Triliun

Said menekankan pentingnya menjaga stabilitas fiskal tanpa melanggar batas defisit APBN yang telah diatur dalam undang-undang.

{{caption}}
Pemkab Merangin Genjot Alih Status Jalan Nasional Lintas Sumatera Demi Keamanan

Pemerintah Kabupaten Merangin serius mematangkan alih status jalan tiga jalur sepanjang 8,20 kilometer menjadi jalan nasional, langkah strategis demi keamanan dan kelancaran lalu lintas Lintas Sumatera.

{{caption}}
Banggar DPR Dorong Koordinasi Cepat Anggaran Penanganan Bencana Sumatra

Said menegaskan, ke depan diperlukan kebijakan anggaran yang cepat namun tetap pruden dari Kementerian Keuangan dan BNPB.

{{caption}}
DPR Pastikan Penyusunan RAPBN 2026 Dilakukan Secara Transparan

Adapun rincian terdiri dari pendapatan negara Rp3.153,6 triliun, belanja negara Rp3.842,7 triliun, serta defisit anggaran sebesar Rp689,1 triliun.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Said Abdullah Soroti Kebijakan Fiskal dan Asumsi Ekonomi Makro 2026

Said menyarankan agar pemerintah memikirkan target pendapatan negara yang realistis-optimistis.