Banggar DPR
-
Opini •OPINI: Perjanjian Amerika Serikat–Iran dan Pelajaran tentang Energi, Industri, serta Tatanan Dunia BaruSelat Hormuz merupakan salah satu titik paling strategis dalam sistem energi dunia. Sekitar 20 juta barel minyak per hari melintasi jalur tersebut.
-
News •Ketua Banggar Sebut Penurunan Harga Minyak Bisa Kurangi Tekanan Fiskal NegaraMenurut Said, melemahnya harga komoditas energi memberikan angin segar bagi perekonomian.
-
Opini •OPINI: Menjernihkan Perihal APBN 2026Arah kebijakan fiskal harus memberi insentif, dan pembenahan ekosistemnya, agar investasi pada sektor sektor ini tumbuh lebih ekspansif.
-
Ekonomi •Ketua Banggar DPR Usul Reformasi Subsidi Energi, Minta Pemutakhiran Data dan Pakai Sistem BiometrikUntuk memastikan subsidi tepat sasaran, Said mengusulkan adanya pembaruan data penerima manfaat secara menyeluruh.
-
Ekonomi •Banggar DPR Tolak Usulan BBM Subsidi DikurangiSaid mengingatkan agar jangan sampai pemerintah mengotak-atik program subsidi rakyat kecil.
-
Ekonomi •Jaga Ketahanan Fiskal, Said Abdullah Desak Pemerintah Stop Kompensasi Listrik Orang Kaya dan IndustriSaid optimistis, penghentian kompensasi listrik untuk kelompok mampu dan sektor industri dapat membantu menjaga defisit APBN tetap berada pada level aman.
-
Ekonomi •Said Abdullah Ingatkan Pentingnya APBN Tetap Sehat di Tengah Gejolak GlobalUntuk memastikan kesehatan fiskal tetap terjaga, Said mendorong pemerintah untuk melakukan realokasi terhadap belanja negara yang dianggap tidak mendesak.
-
Politik •Banggar DPR: Pemerintah Punya Ruang Fiskal Jaga Defisit APBN di Bawah 3 PersenKetua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menegaskan pemerintah masih memiliki ruang fiskal untuk mempertahankan defisit APBN di bawah 3 persen dari PDB, meski ada wacana pelebaran defisit oleh Menkeu.
-
Ekonomi •Said Abdullah: Disiplin Fiskal di Bawah 3 Persen PDB Masih Bisa DijagaSaid berharap setiap opsi kebijakan ekonomi didahului oleh kajian komprehensif dengan melibatkan para ekonom dan kalangan akademisi.
-
Ekonomi •Ketua Banggar DPR Said Abdullah Usulkan 4 Langkah Penguatan Fiskal di Tengah Defisit APBN Rp135,7 TriliunSaid menekankan pentingnya menjaga stabilitas fiskal tanpa melanggar batas defisit APBN yang telah diatur dalam undang-undang.
-
News •Ketua Banggar Sarankan Program Tidak Mendesak Ditunda, Kecuali MBG Tidak Bisa DitawarSaid Abdullah, mengimbau pemerintah untuk merumuskan langkah-langkah antisipatif dengan mengidentifikasi program-program prioritas yang mendesak.
-
News •Ketua Banggar DPR Usul Pemerintah Tunda Program Tak MendesakKetua Banggar DPR Said Abdullah meminta pemerintah menunda program yang belum mendesak dan memperketat subsidi guna menjaga APBN 2026 di tengah kenaikan ICP.
-
Politik •Banggar DPR: Anggaran MBG Masuk Pos Pendidikan Adalah Keputusan PolitikKetua Banggar DPR RI Said Abdullah menegaskan bahwa alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditempatkan dalam pos anggaran pendidikan merupakan keputusan politik yang telah disepakati DPR dan pemerintah, sesuai mandat konstitusi APBN.
-
Opini •OPINI: Menjernihkan Tata Kelola dan Anggaran MBGProgram MBG digulirkan Presiden Prabowo sebagai cara intervensi kebijakan agar gizi anak anak Indonesia membaik.
-
Opini •OPINI: Perkuat Industri Dalam Negeri, Agrinas Tak Perlu Impor Mobil NiagaRencana PT Agrinas mengimpor 105.000 mobil niaga dari India menandakan belum sepenuhnya memahami cara berfikir presiden.
-
News •DPR Tidak Pernah Putuskan Penutupan Ritel Modern, Said Abdullah: Kewenangan Ada pada PemerintahMH Said Abdullah menekankan bahwa DPR RI tidak memiliki kewenangan untuk menutup atau mencabut izin usaha ritel modern.
-
Politik •Banggar DPR Desak Presiden Prabowo Pimpin Reformasi Sektor Keuangan dan Fiskal MenyeluruhBadan Anggaran DPR RI mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin reformasi sektor keuangan dan fiskal secara menyeluruh demi membalikkan catatan negatif lembaga pemeringkat internasional dan memulihkan kepercayaan investor.
-
Opini •Presiden Perlu Pimpin Perbaikan Sektor Keuangan dan FiskalKrisis tata kelola yang dilayangkan sejumlah lembaga perlu dijawab dengan penataan struktural, baik sektor keuangan maupun fiskal.
-
Ekonomi •Said Abdullah Soroti Tujuh Prioritas Kerja Kepemimpinan Baru OJKMenurut Said, pemilihan kepemimpinan baru yang dilakukan secara cepat oleh internal Dewan Komisioner OJK patut diapresiasi.
-
Politik •Banggar DPR Apresiasi Etika Pejabat Pasar Modal Mundur, Desak Perbaikan Kebijakan Free FloatMundurnya jajaran BEI dan OJK diapresiasi Banggar DPR sebagai etika baik. Namun, perbaikan kebijakan free float mendesak untuk meningkatkan kepercayaan investor dan pendalaman pasar modal.