Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa mengungkapkan menargetkan pengembangan bibit Ayam Alope bisa mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Hal tersebut disampaikan Prof JJ sapaan akrabnya saat Dies Natalis ke-70 Unhas di Baruga AP Pettarani, Kamis (10/9).
"Ayam Alope ini adalah simbol lahirnya ayam nasional yang tidak akan tergantung pada stok dari luar negeri. Kita engga bisa makan ayam, kalau sebenarnya engga ada izin dari Amerika dan Eropa sana," ujarnya.
Prof JJ mengakui butuh waktu panjang untuk mengembangkan ayam Alope. Meski demikian, Prof JJ menyebut ayam Alope memiliki peluang besar untuk menjadi ikon ayam nasional.
"Secara rill itu adalah tantangan dan sekaligus bisa jadi ancaman kalau kita tidak memiliki ayam sendiri. Dan ayam di Unhas inilah yang kita harapkan jadi simbol ayam nasional. Bukan hanya Sulsel tapi untuk Indonesia," tuturnya.
Bahkan, rencananya ayam Alope akan diluncurkan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI pada bulan ini.
"Harusnya bulan September ini dilaunching oleh Bapanas dalam konteks memperbaiki kemiskinan, memperbaiki ketahanan pangan dan pencapaian target-target," kata dia.
Prof JJ ingin ayam Alope mengikuti jejak Jagung Jago yang telah menjadi produk nasional. Bahkan, produksi jagung Jago bisa memenuhi kebutuhan pasar nasional.
"Insya Allah tahun depan kita bisa menghasilkan lebih dari 30 ribu ton benih. Kita berharap Jagung Jago Unhas ini itu perlahan akan mengambil alih atau berkontribusi signifikan dalam jagung nasional bisa sampai 1.500 ton," tuturnya.
Prof JJ menambahkan selama lima tahun lebih memimpin Unhas, sejumlah capaian telah diraih. Ia menegaskan capaian tersebut diraih terletak pada kemampuan seluruh elemen menjaga kekompakan dan memelihara visi bersama.
"Sebuah universitas besar tentu dipenuhi berbagai gagasan dan pemikiran perbedaan strategi pun tidak bisa dihindari. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh berubah menjadi penghalang untuk mencapai tujuan yang lebih besar," tegasnya.
Ia berharap momentum Dies Natalis ke-70 menjadi salah satu tonggak penting bagi Unhas sejumlah produk inovasi. Produk riset dan teknologi yang telah dihasilkan bisa menunjukkan dampak nyata, bahkan mendapat perhatian secara nasional.