Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Presiden Prabowo Bakal Hadiri Peringatan May di Monas, Buruh Bawa 11 Tuntutan Ini

{{caption}}
Buruh Bawa 11 Isu pada Peringatan May Day di Monas, Ini Daftarnya

{{caption}}
Seskab Teddy Ungkap Isi Taklimat Prabowo Saat Apel Dansat TNI di Unhan Bogor

{{caption}}
Jumlah WNI Ditangkap di Makkah Terkait Dugaan Haji Ilegal Bertambah Jadi 7 Orang

{{caption}}
Puslabfor Uji Dugaan Medan Listrik Sebabkan Taksi Green SM Mogok di Rel

{{caption}}
Update Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 24 Saksi Diperiksa Intensif

Topik Terkait
{{caption}}
Said Abdullah Ingatkan Pentingnya APBN Tetap Sehat di Tengah Gejolak Global

Untuk memastikan kesehatan fiskal tetap terjaga, Said mendorong pemerintah untuk melakukan realokasi terhadap belanja negara yang dianggap tidak mendesak.

{{caption}}
Banggar DPR: Pemerintah Punya Ruang Fiskal Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menegaskan pemerintah masih memiliki ruang fiskal untuk mempertahankan defisit APBN di bawah 3 persen dari PDB, meski ada wacana pelebaran defisit oleh Menkeu.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Said Abdullah Usulkan 4 Langkah Penguatan Fiskal di Tengah Defisit APBN Rp135,7 Triliun

Said menekankan pentingnya menjaga stabilitas fiskal tanpa melanggar batas defisit APBN yang telah diatur dalam undang-undang.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Ubah Batas Defisit Anggaran 3 Persen Demi Ekspansi Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran 3 persen, meski menargetkan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Kebijakan ini menekankan optimalisasi fiskal dan investasi untuk mendorong ekspansi ekonom

{{caption}}
Defisit APBN 2025 Berpotensi Melebar, Menkeu Purbaya Jamin Stabilitas Ekonomi

Meskipun defisit APBN 2025 berpotensi melebar akibat perlambatan ekonomi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjamin pergerakan ekonomi tetap aman dan terkendali.

{{caption}}
Asumsi Makro APBN 2026 Tetapkan Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4%

DPR telah mengumumkan kesepakatan akhir dengan pemerintah mengenai asumsi makro untuk APBN tahun 2026.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Dorong Pemerintah Susun RAPBN 2026 Realistis di Tengah Ketidakpastian Global

Said berharap pemerintah mengajukan angka-angka asumsi ekonomi makro yang realistis, namun tetap menginjeksikan harapan bahwa perekonomian nasional bisa tumbuh.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Sebut Nota Keuangan RAPBN 2026 Realistis

Pilihan angka moderat ini menunjukkan pemerintah realistis dalam menghitung tantangan tahun 2026 yang tidak mudah.

{{caption}}
Ini Saran Ketua Banggar untuk Perkuat Rupiah

Said menyebut grafik transaksi kurs Indonesia dalam jangka panjang cenderung melemah.

{{caption}}
Ketua Banggar Minta Pemerintah Tak Terlena Pertumbuhan Ekonomi Terus di 5 Persen

Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam 10 tahun terakhir tidak beranjak dari angka 5 persenan.

{{caption}}
Said Abdullah Harap Kabinet yang Dirancang Prabowo Banyak Tempatkan Profesional

Said Abdullah, mengingatkan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, supaya merealisasikan janjinya yang diucapkan pada masa kampanye.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Usul Reformasi Subsidi Energi, Minta Pemutakhiran Data dan Pakai Sistem Biometrik

Untuk memastikan subsidi tepat sasaran, Said mengusulkan adanya pembaruan data penerima manfaat secara menyeluruh.

{{caption}}
Banggar DPR Tolak Usulan BBM Subsidi Dikurangi

Said mengingatkan agar jangan sampai pemerintah mengotak-atik program subsidi rakyat kecil.

{{caption}}
Jaga Ketahanan Fiskal, Said Abdullah Desak Pemerintah Stop Kompensasi Listrik Orang Kaya dan Industri

Said optimistis, penghentian kompensasi listrik untuk kelompok mampu dan sektor industri dapat membantu menjaga defisit APBN tetap berada pada level aman.

{{caption}}
Ketua Banggar Sarankan Program Tidak Mendesak Ditunda, Kecuali MBG Tidak Bisa Ditawar

Said Abdullah, mengimbau pemerintah untuk merumuskan langkah-langkah antisipatif dengan mengidentifikasi program-program prioritas yang mendesak.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Usul Pemerintah Tunda Program Tak Mendesak

Ketua Banggar DPR Said Abdullah meminta pemerintah menunda program yang belum mendesak dan memperketat subsidi guna menjaga APBN 2026 di tengah kenaikan ICP.

{{caption}}
Banggar DPR: Anggaran MBG Masuk Pos Pendidikan Adalah Keputusan Politik

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menegaskan bahwa alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditempatkan dalam pos anggaran pendidikan merupakan keputusan politik yang telah disepakati DPR dan pemerintah, sesuai mandat konstitusi APBN.

{{caption}}
Pemkab Merangin Genjot Alih Status Jalan Nasional Lintas Sumatera Demi Keamanan

Pemerintah Kabupaten Merangin serius mematangkan alih status jalan tiga jalur sepanjang 8,20 kilometer menjadi jalan nasional, langkah strategis demi keamanan dan kelancaran lalu lintas Lintas Sumatera.

{{caption}}
Banggar DPR Dorong Koordinasi Cepat Anggaran Penanganan Bencana Sumatra

Said menegaskan, ke depan diperlukan kebijakan anggaran yang cepat namun tetap pruden dari Kementerian Keuangan dan BNPB.

{{caption}}
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro RAPBN 2026

Kesepakatan yang dicapai mencakup pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen, inflasi 2,5 persen, nilai tukar rupiah Rp16.500 per dolar.

{{caption}}
DPR Pastikan Penyusunan RAPBN 2026 Dilakukan Secara Transparan

Adapun rincian terdiri dari pendapatan negara Rp3.153,6 triliun, belanja negara Rp3.842,7 triliun, serta defisit anggaran sebesar Rp689,1 triliun.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Said Abdullah Soroti Kebijakan Fiskal dan Asumsi Ekonomi Makro 2026

Said menyarankan agar pemerintah memikirkan target pendapatan negara yang realistis-optimistis.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Said Abdullah Minta Otoritas Bursa Tak Perlu Over Reaction & Tetap Tenang

Menurut Said, Pemerintah bisa menunjukkan bahwa reformasi fiskal yang tengah berjalan menjamin keberlangsungan fiskal jangka panjang.