Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Prabowo: Saya Akan Investasi Besar-besaran di Pendidikan

{{caption}}
Penerima Manfaat Tembus di Atas 60 Juta, Prabowo: Banyak Negara Belajar MBG ke Kita

{{caption}}
Hasil Semen Padang vs Madura United: Laskar Sape Kerrab Keluar Zona Degradasi

{{caption}}
Prabowo: Indonesia Tak Mau jadi Sawah dan Ladang Negara Lain

{{caption}}
Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029

{{caption}}
Hasil Persik vs Borneo FC: Pesut Etam ke Puncak Klasemen BRI Super League

Topik Terkait
{{caption}}
VIDEO: Jenderal Rikwanto DPR Soal Anggaran KPK, PPATK & BNN "Minta Uang Terus, Memang Kerjanya Apa?"

Anggota Komisi III DPR melakukan rapat dengan KPK, PPATK dan BNN membahas soal anggaran 2026 pada Kamis (10/7)

{{caption}}
Polri Usul Tambahan Anggaran Sebesar Rp63,7 Triliun, Begini Reaksi Komisi III DPR

Awalnya, Asisten Kapolri bidang Perencanaan Umum dan Anggaran, Komjen Wahyu Hadiningrat menjelaskan soal pagu anggaran Polri Tahun 2026.

{{caption}}
VIDEO: Jalankan Perintah Prabowo, Kejagung Buka-bukaan di DPR Pangkas Anggaran 2025 Rp5,4 Triliun

Komisi III DPR menggelar rapat dengan mitra kerja dari Polri dan Kejaksaan Agung, Rabu (12/2).

{{caption}}
VIDEO: Bambang Pacul PDIP Blak-blakan Kondisi 'Dompet' Negara Jelang Jokowi Lengser "Cekak!"

Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Selasa, 3 September 2024.

{{caption}}
VIDEO: Miris DPR Pelototi Anggaran Polri, Ada Polsek Minta Rp50 Miliar Renovasi Tapi Anggota Masih Susah

Lembaga kepolisian dalam paparannya dipimpin Wakapolri Komjen Agus Andrianto, meminta anggaran naik menjadi Rp165 triliun lebih.

{{caption}}
VIDEO: DPR Skak Jenderal saat Polri Minta Rp160 Triliun Tapi Anggota Polsek Masih Hidup Susah

Benny K Harman ungkap bahwa postur anggaran yang diajukan Polri tidak tepat sasaran.

{{caption}}
VIDEO: DPR Kaget Anggaran Kecil Komnas HAM "Polsek Minta Rp50 M Cuma Renovasi Satu Kantor!"

DPR melihat anggaran yang diajukan Komnas HAM sangat kecil, dibandingkan pengajuan anggaran pembangunan satu kantor Polsek yaitu Rp50 Miliar

{{caption}}
Komnas HAM Minta Tambahan Anggaran Rp37,15 Miliar, Salah Satunya buat Kawal Pembangunan di IKN

Pengawalan dilakukan agar pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) agar tetap mengedapan prinsip-prinsip HAM.

{{caption}}
Rapat Soal Anggaran, Anggota DPR Cecar Wakapolri Tak Perhatikan Polisi di Daerah Kecil

Benny menyoroti bagaimana Kepolisian Sektor (Polsek) daerah-daerah terpencil yang tidak memiliki kantor layak huni.

{{caption}}
KPK Minta Tambahan Anggaran Rp117 Miliar di 2025

Dia menjelaskan, tambahan anggaran itu untuk rencana program dukungan manajemen.

KPK
{{caption}}
DPR Dorong Peningkatan Fasilitas LPP Jayapura, Prioritaskan Sumur Bor dan Sarana Olahraga

Anggota Komisi XIII DPR RI Tonny Tesar mendorong peningkatan fasilitas LPP Jayapura, termasuk penyediaan sumur bor dan sarana olahraga, guna memperkuat pelayanan pemasyarakatan dan pembinaan warga binaan.

{{caption}}
Pengembangan CNG: Langkah Strategis DPR Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pengembangan CNG dinilai strategis oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI untuk memperkuat ketahanan energi dan efisiensi industri, mengurangi ketergantungan LPG impor.

{{caption}}
DPR Apresiasi Kinerja Menteri Pertanian, Stok Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton

Anggota DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Menteri Pertanian yang berhasil membawa stok beras Indonesia mencapai 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, menandakan kemajuan pesat menuju swasembada pangan.

{{caption}}
DPR Soroti Kasus Daycare Jogja, Minta Proses Hukum Diusut hingga Tuntas

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinan mendalamnya atas kejadian ini. Sari menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus mengusut kasus ini.

{{caption}}
DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Anak Daycare Yogya, Soroti Lemahnya Pengawasan

Anggota DPR RI Selly Andriany Gantina mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus kekerasan anak di daycare Yogya yang menimpa ratusan korban, menyoroti kelemahan sistem pengawasan dan perizinan.

{{caption}}
Legislator Desak Pemerintah Dampingi Psikolog untuk Korban Daycare di Yogyakarta

Anggota DPR RI Arzeti Bilbina mendesak pemerintah memberikan pendampingan psikologis intensif bagi anak-anak korban daycare di Yogyakarta, menyoroti dampak trauma jangka panjang yang bisa mengganggu tumbuh kembang.

{{caption}}
Sambangi SMAN 1 Atambua, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Serukan Pencegahan Perilaku Kekerasan

Tri menjelaskan, program PKK yang dijalankan kali ini merupakan upaya membangun karakter, baik pada anak maupun orang tua.

{{caption}}
Komnas Perempuan Soroti Normalisasi Kekerasan di Kampus, Termasuk Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik

Komnas Perempuan menyoroti fenomena normalisasi kekerasan di kampus, terutama kekerasan seksual berbasis elektronik, yang semakin sulit dikenali dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

{{caption}}
MPR Dorong Perguruan Tinggi Adopsi Rekomendasi Komnas Perempuan untuk Perlindungan Perempuan di Kampus

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendesak perguruan tinggi mengimplementasikan rekomendasi Komnas Perempuan guna memperkuat mekanisme Perlindungan Perempuan di Kampus dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

{{caption}}
Komnas Perempuan Kecam Kekerasan Aktivis HAM Andrie Yunus: Bentuk Intimidasi Sikap Kritis

Komnas Perempuan mengecam keras insiden kekerasan terhadap aktivis HAM Andrie Yunus yang disiram air keras, menegaskan tindakan ini sebagai bentuk intimidasi terhadap sikap kritis masyarakat sipil.

{{caption}}
Komnas Perempuan Soroti 'Delayed in Justice' dalam Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan

Komnas Perempuan mengungkapkan fenomena 'delayed in justice' atau penundaan keadilan sering terjadi saat istri melaporkan kasus kekerasan, dengan total kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat signifikan pada tahun 2025.

{{caption}}
Angka Kekerasan Terhadap Perempuan 2025 Meningkat Signifikan, Komnas Perempuan Soroti Data Mengejutkan

Komnas Perempuan merilis Catatan Tahunan 2025 yang menunjukkan peningkatan drastis angka kekerasan terhadap perempuan sebesar 14,07 persen, mencapai lebih dari 376 ribu kasus. Data ini menjadi sorotan serius dan memerlukan perhatian semua pihak.