Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan kunjungan spesial dari puluhan ibu-ibu berkebaya di kediaman pribadi, Sumber, Solo, Rabu (29/4). Yang lebih mengejutkan, ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Cinta Kebaya itu membentangkan kain raksasa atau spanduk panjang bermotif batik warna warni dengan foto 8 Presiden RI dari masa Soekarno hingga Prabowo Subianto.
Selain gambar foto Presiden, spanduk raksasa juga terdapat logo Garuda Pancadila. Jokowi didampingi sejumlah anggota Paspampres langsung keluar rumah untuk menyaksikan spanduk batik tulis berukuran 27x3,5 meter tersebut.
Dihadapan Jokowi Ketua Komunitas Cinta Kebaya Via Chyntia menceritakan jika kain batik bermotif foto 8 Presiden tersebut dibuat dengan melibatkan 180 UMKM dan enghabiskan malam sebanyak 10 kilogram.
"Salah satunya pak Jokowi. Ini ada foto semua Presiden, dari mulai bapak Soekarno sampai bapak Prabowo. Ini kami persembahkan buat bapak Jokowi. Dari Presiden ke satu saling berkesinambungan seperti bapak Jokowi," ungkapnya.
Jokowi yang mengamati dengan seksama pun mengapresiasi karya anak bangsa tersebut. Ia juga sempat memperhatikan urut-urutan foto dari 8 Presiden termasuk dirinya.
"Urut-urutan gambarnya betul," ucap Jokowi.
Usai berbincang, para anggota komunitas asal Depok Jawa Barat itu kemudian berfoto bersama Jokowi dengan latar depan batik raksasa.
Chintya mengatakan, kedatangan mereka ke rumah Jokowi membawa pesan simbolik tentang kesinambungan kepemimpinan nasional.
Advertisement
Aksi yang dilakukan di depan rumah Jokowi dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu sekaligus simbol harapan rakyat terhadap keberlanjutan kepemimpinan nasional lintas generasi.
"Batik ini kami persembahkan untuk Bapak Jokowi sebagai Presiden ke-7. Panjangnya 27 meter dengan motif delapan Presiden RI, dari Presiden Soekarno sampai Presiden Prabowo Subianto," jelas Chintya.
Advertisement
Dikatakannya, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Batik Sembung Kulon Progo sebagai upaya melestarikan budaya batik sekaligus memperkenalkan kekayaan motif Indonesia kepada masyarakat.
"Rasanya seneng banget tak terduga. Ini kita sudah dua kali lho, tanpa lelah kita ulangin lagi kesini. Maknanya rindu bapak Jokowi, seorang tokoh," tutur Chintya.