Wali Kota Tangerang Sachrudin menekankan pentingnya peran keluarga dan sekolah sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Gedung Seni Budaya, Modernland, Tangerang, pada Jumat (11/7). Menurut Sachrudin, pencegahan harus menjadi prioritas utama dan tidak dapat hanya diemban oleh pemerintah atau Badan Narkotika Nasional (BNN) saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Acara HANI 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen serta aksi nyata dalam memerangi ancaman narkoba yang serius. Narkotika dinilai dapat merusak masa depan generasi muda, menghancurkan ketahanan keluarga, dan menghambat pembangunan bangsa.
Tema HANI 2026 yang diusung menjadi pengingat bahwa membangun generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berkarakter merupakan fondasi utama. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang bebas dari bahaya narkotika.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Multisektoral dalam Pencegahan Narkotika
Wali Kota Sachrudin menegaskan bahwa pencegahan peredaran narkotika harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, hingga masyarakat secara keseluruhan. Ia sepakat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, mengingat dampak narkotika yang tidak mudah ditangani jika sudah menjangkiti.
Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah pencegahan melalui kolaborasi erat. Sinergi ini melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, Pramuka, dan unsur pemuda.
Sachrudin juga menekankan bahwa semua elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam memberikan edukasi serta membangun kesadaran tentang bahaya narkoba. Kolaborasi dengan berbagai organisasi sosial dan media juga menjadi bagian penting dalam menyebarkan informasi dan pemahaman mengenai isu ini.
Advertisement
Advertisement
Peran Keluarga dan Sekolah sebagai Fondasi Utama
Keluarga memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter dan memberikan pengawasan awal terhadap anak-anak dari ancaman narkoba. Lingkungan sekolah juga menjadi benteng kedua yang krusial dalam memberikan pendidikan dan kegiatan positif.
Wali Kota Sachrudin secara khusus mengajak generasi muda Kota Tangerang untuk terus belajar, berkarya, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri. Ia mendorong mereka untuk aktif dalam berbagai kegiatan positif yang dapat menjauhkan dari pengaruh negatif narkotika.
“Jangan pernah biarkan narkoba merenggut cita-cita masa depan. Kalian harapan Kota Tangerang dan masa depan bangsa. Mari bersama membangun kota ini dengan menjadi generasi yang sehat, berintegritas, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” ujar Sachrudin, mengingatkan pentingnya integritas dan akhlak mulia.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi dan Program Unggulan BNN
Kepala BNN Provinsi Banten, Brigjen Pol. Budi Sajidin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Tangerang dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, sinergi dari seluruh pihak merupakan kunci utama untuk mewujudkan Kota Tangerang Bersinar (Bersih dari Narkoba).
BNN Provinsi Banten memiliki dua program unggulan yang secara aktif dijalankan. Program tersebut adalah Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dan Gerakan Ananda Bersinar, yang merupakan aksi nasional anti narkoba yang dimulai sejak usia dini.
Dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang, Forkopimda, media, tokoh agama, dan masyarakat dinilai sangat luar biasa oleh Budi Sajidin. Ia berharap cita-cita untuk mewujudkan Kota Tangerang Bersinar dapat terus terwujud melalui kerja sama yang berkelanjutan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews