Profil Eks Menag Yaqut, Lulusan SMA hingga Melenggang ke Istana dan Kini jadi Tersangka Korupsi KPK
Diketahui, Yaqut telah beberapa kali menjalani proses pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus korupsi kuota haji.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tersangka di kasus dugaan korupsi kuota haji Kementerian Agama (Kemenag) periode 2023-2024.
Seperti diketahui, Yaqut telah menjalani pemeriksaan di KPK beberapa kali. Kabar tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat (9/1).
"Benar, sudah ada penetapan tersangka dalam penyidikan perkara kuota haji," kata Budi.
Menengok ke belakang, Yaqut Cholil Qoumas bukan sosok baru di dunia politik dan birokrasi. Pria yang disapa Gus Yaqut ini lahir pada 4 Januari 1975.
Yaqut, masuk dalam Kabinet Indonesia Maju era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sejak 23 Desember 2020.
Pun ia juga mengemban jabatan sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor sejak tahun 2016.
Dikutip dari sejumlah sumber, Yaqut lulus dari SD Negeri Kutoharjo (1981–1987), Yaqut melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri II Rembang (1987–1990) dan SMA Negeri II Rembang (1990–1993).
Yaqut hanya lulusan SMA sebagaimana biodata yang ditulisnya untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 2019. Ia sempat kuliah di Universitas Indonesia jurusan sosiologi, tetapi tidak selesai.
Karir politik Yaqut dimulai sejak tahun 1996-1999. Saat itu, mendirikan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia cabang Depok. Ia juga dikenal sebagai turunan dari pendiri dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU).
Ayahanda Yaqut merupakan salah satu pendiri Partai Kebangita Bangsa (PKB), KH Muhammad Cholil Basri.
Menjadi kader PKB, Yaqut sempat menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Rembang (2001–2014).
Anggota DPRD dan Ketua GP Ansor
Terjun ke dunia politik. Yaqut terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang periode 2004-2005. Kemudian, ia ikut bursa calon wakil bupati bersama Moch Salim di Pilkada 2005. Berujung terpilihnya menjadi Wakil Bupati Rembang periode 2005-2010.
Setahun kemudian, tepatnya di 2011, Yaqut memegang tongkat komando organisasi sayap kepemudaan NU, yang dikenal GP Ansor. Yaqut terpilih pada tahun 2015 sebagai Ketua Umum GP Ansor lewat Kongres XV GP Ansor yang digelar di Ponpes Sunan Pandanaran, Sleman, Yogyakarta.
Masuk Senayan
Tidak sampai di situ. yaqut masuk ke Senayan di tahun 2014. Ia dilantik sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019 sebagai Pergantian Antar Waktu atau PAW Hanif Dhakiri yang masuk kabinet.
mpat tahun berikutnya, Yaqut kembali terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2019-2024.
Puncak Karir
Puncak karir Yaqut, saat masuk dalam Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi. Ia menjabat sebagai Menteri Agama (Menag).