Polda Kalsel Kerahkan 500 Personel Amankan Haul Guru Zuhdi ke-6 di Banjarmasin
Pengamanan ketat disiapkan Polda Kalsel untuk Haul Guru Zuhdi ke-6 di Banjarmasin. Sebanyak 500 personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran acara yang diperkirakan dihadiri jutaan jamaah.
Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengerahkan sebanyak 500 personel untuk mengamankan kelancaran pelaksanaan Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannoor atau yang akrab disapa Guru Zuhdi. Acara keagamaan berskala besar ini akan berlangsung di kawasan Kubah Abah Haji Komplek Masjid Jami Sungai Jingah, Kota Banjarmasin.
Haul akbar tersebut dijadwalkan pada Sabtu, 14 Februari mendatang, dengan perkiraan jumlah jamaah yang hadir mencapai sekitar satu juta orang. Kesiapan pengamanan ini menunjukkan komitmen kuat Polri dalam mendukung dan memastikan kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat di wilayahnya.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyatakan bahwa pengerahan personel dalam jumlah besar ini adalah langkah antisipasi maksimal untuk menjaga ketertiban dan keamanan publik. Personel akan disiagakan secara penuh sejak H-1 untuk mengatur kedatangan hingga kepulangan seluruh jamaah dengan tertib.
Strategi Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Kelancaran Haul Guru Zuhdi
Dalam upaya memastikan kelancaran dan ketertiban Haul Guru Zuhdi, Polda Kalsel telah menyiapkan strategi pengamanan yang komprehensif dan terencana. Sebanyak 500 personel akan ditempatkan di berbagai titik strategis. Mereka bertugas untuk mengatur arus kedatangan dan kepulangan jamaah serta menjaga keamanan di sekitar lokasi acara.
Kapolda Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas secara khusus akan diterapkan oleh pihak Polantas selama acara berlangsung. Langkah ini sangat penting dan bertujuan untuk mencegah terjadinya kemacetan parah di ruas jalan menuju lokasi haul, sehingga akses bagi seluruh jamaah tetap lancar dan tidak terhambat.
Pengaturan lalu lintas yang cermat ini menjadi krusial mengingat estimasi jumlah jamaah yang sangat besar diperkirakan akan memadati area tersebut. Koordinasi yang solid antara seluruh personel di lapangan akan menjadi kunci utama keberhasilan dalam menjaga mobilitas masyarakat selama acara Haul Guru Zuhdi berlangsung.
Dukungan Logistik dan Mengenang Sosok Teladan Guru Zuhdi
Selain pengerahan personel, Polda Kalsel juga memberikan dukungan logistik yang signifikan untuk menyukseskan Haul Guru Zuhdi. Kendaraan dapur lapangan (randurlap) dan kendaraan mobile water treatment akan dioperasikan secara penuh.
Fasilitas ini disiapkan secara khusus untuk membantu penyediaan konsumsi dan pasokan air bersih yang memadai bagi para jamaah yang hadir dari berbagai daerah. Kapolda Kalsel secara simbolis menyerahkan satu ekor sapi kepada tim relawan sebagai bentuk kontribusi nyata untuk kebutuhan makanan selama acara.
Dukungan serupa juga datang dari Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi, yang turut menyerahkan satu ekor sapi. Kontribusi ini semakin menunjukkan sinergi positif antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan yang memiliki nilai penting.
Masyarakat Kalimantan Selatan mengenang Guru Zuhdi sebagai sosok ulama besar yang santun dan penuh suri teladan bagi jamaahnya. Beliau wafat pada usia 47 tahun, tepatnya pada Sabtu, 2 Mei 2020, bertepatan dengan 9 Ramadhan 1441 Hijriah, saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Medistra Jakarta. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam dan kehilangan besar bagi umat Muslim di Kalsel.
Sumber: AntaraNews