Kapolda Kalsel Pastikan Situasi Jutaan Jamaah Sekumpul Terkendali Selama Pengajian 5 Rajab
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memastikan Situasi Jutaan Jamaah Sekumpul tetap aman dan terkendali meskipun jutaan orang memadati Martapura untuk pengajian rutin 5 Rajab.
Martapura, Kalimantan Selatan – Situasi jutaan jamaah yang memadati kawasan Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, dilaporkan terkendali dan aman. Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, secara langsung memastikan kondisi ini pada Minggu (28/12) sore, di tengah berlangsungnya pengajian rutin 5 Rajab.
Acara keagamaan tahunan ini menarik perhatian jutaan umat muslim dari berbagai daerah yang datang untuk menghadiri pengajian haul Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang akrab disapa Guru Sekumpul. Sejak Minggu pagi hingga sore, seluruh badan jalan di sekitar Sekumpul telah dipenuhi oleh lautan manusia yang antusias.
Meskipun jumlah jamaah sangat besar, Kapolda Yudha menegaskan bahwa tidak ada laporan kejadian menonjol yang berkaitan dengan gangguan keamanan. Pihak kepolisian bersama instansi terkait telah mengerahkan ribuan personel untuk menjaga ketertiban dan kelancaran acara penting ini.
Keamanan dan Ketertiban Jutaan Jamaah Terjamin
Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan apresiasinya terhadap ketertiban jamaah yang hadir. "Alhamdulillah semuanya aman dan tertib, tidak ada laporan kejadian menonjol berkaitan gangguan keamanan," ujarnya saat meninjau langsung lokasi di Martapura, Minggu (28/12) sore. Pernyataan ini memberikan jaminan kepada masyarakat luas mengenai kondusifnya acara keagamaan berskala besar tersebut.
Pengamanan Situasi Jamaah Sekumpul menjadi prioritas utama bagi aparat keamanan. Ribuan personel gabungan dari Polda Kalsel, TNI, dan instansi pemerintah daerah, didukung oleh puluhan ribu relawan, telah disiagakan. Mereka bertugas mengatur arus lalu lintas, menjaga keamanan, serta memberikan bantuan kepada jamaah yang membutuhkan.
Meskipun demikian, Kapolda Yudha mengakui adanya beberapa laporan terkait kondisi kesehatan jamaah. Pihaknya hanya mendapatkan laporan beberapa jamaah jatuh sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, banyak jamaah juga mendapatkan pelayanan medis di posko-posko kesehatan karena beragam keluhan yang dialami.
Imbauan dan Pelayanan Medis untuk Kenyamanan Jamaah
Dalam kunjungannya, Kapolda Yudha secara langsung mengecek kondisi terkini di Sekumpul pada Minggu sore, di mana jamaah telah memenuhi seluruh badan jalan. Ia mengimbau agar seluruh jamaah tetap menjaga ketertiban dan kesabaran sampai waktu kepulangan nantinya pada Minggu malam. Imbauan ini penting untuk mencegah penumpukan massa dan potensi insiden yang tidak diinginkan.
"Harap bersabar dan berjalan secara perlahan saat keluar kawasan Sekumpul termasuk ketika sudah di atas kendaraan tidak ada yang ngebut," tegasnya. Pesan ini bertujuan untuk memastikan kepulangan jamaah berlangsung aman dan lancar, mengingat potensi kepadatan lalu lintas yang sangat tinggi setelah acara selesai. Keselamatan para jamaah adalah hal yang paling utama.
Penyediaan posko kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan prima yang diberikan kepada jamaah. Posko-posko ini dilengkapi dengan tenaga medis dan obat-obatan dasar untuk menangani keluhan ringan hingga sedang. Langkah ini menunjukkan kesiapan panitia dan pihak berwenang dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan selama berlangsungnya pengajian yang melibatkan jutaan orang ini.
Pengerahan Personel Gabungan dan Dukungan Relawan
Keberhasilan pengamanan Situasi Jamaah Sekumpul tidak lepas dari pengerahan kekuatan besar. Polda Kalsel mengerahkan sebanyak 3.099 personel kepolisian untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Jumlah ini menunjukkan komitmen serius dari pihak kepolisian dalam memastikan kelancaran acara keagamaan tahunan yang sangat dinantikan ini.
Dukungan juga datang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan pengerahan 600 prajurit, serta 1.500 petugas dari berbagai instansi pemerintah daerah. Kolaborasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah ini menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi jutaan jamaah yang hadir. Sinergi ini memastikan semua aspek pengamanan dan pelayanan dapat tercover dengan baik.
Selain aparat keamanan, peran relawan sangat krusial. Sebanyak 42.000 relawan turut serta membantu dalam berbagai tugas, mulai dari pengaturan parkir, penyediaan makanan dan minuman, hingga bantuan medis awal. Dedikasi para relawan ini membuktikan semangat gotong royong masyarakat dalam menyukseskan pengajian rutin 5 Rajab atau haul Muhammad Zaini bin Abdul Ghani di Komplek Mushalla Ar-Raudhah Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura Kota.
Sumber: AntaraNews