Tim SAR Temukan Jasad Warga Lebak Terseret Sungai Ciujung Setelah Tiga Hari Pencarian
Setelah tiga hari pencarian intensif, tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad warga Lebak yang terseret Sungai Ciujung, Muhammad Soleh (14), dalam kondisi meninggal dunia, mengakhiri operasi penyelamatan yang melibatkan berbagai pihak.
Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad seorang warga Kabupaten Lebak, Banten, yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Ciujung. Korban, Muhammad Soleh (14), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian intensif di sepanjang aliran sungai tersebut. Peristiwa tragis ini menyoroti bahaya arus sungai yang kuat, terutama saat musim hujan.
Penemuan jasad Muhammad Soleh terjadi pada Sabtu (6/6) pukul 07.50 WIB, sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian awal. Titik penemuan berada pada koordinat 6 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106 derajat Bujur Timur (BT), menunjukkan luasnya area pencarian yang harus disisir oleh tim penyelamat. Keluarga korban telah menanti kabar ini dengan penuh harap.
Setelah berhasil dievakuasi dari Sungai Ciujung, jasad korban segera dibawa menuju rumah duka dan diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Keberhasilan penemuan ini menjadi penutup operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur kemanusiaan dan penyelamatan.
Kronologi dan Upaya Pencarian Intensif Jasad Warga Lebak Terseret Sungai Ciujung
Muhammad Soleh, warga Lebak, terseret arus Sungai Ciujung pada Kamis (4/6) lalu, memicu kekhawatiran serius dari keluarga dan masyarakat setempat. Insiden ini segera dilaporkan kepada pihak berwenang, yang kemudian menginisiasi operasi pencarian besar-besaran. Kondisi sungai yang berarus deras menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.
Tim SAR gabungan, yang terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Banten, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Polri, TNI, relawan Tagana, serta PMI Kabupaten Lebak, segera bergerak. Mereka melakukan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang aliran Sungai Ciujung. Selain itu, area-area yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus juga tidak luput dari perhatian.
Upaya pencarian ini menunjukkan koordinasi yang solid antarlembaga dan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Setiap sudut sungai dan tepiannya diperiksa dengan cermat, menggunakan berbagai peralatan dan teknik pencarian. Dedikasi tim menjadi kunci dalam menemukan jasad warga Lebak yang terseret Sungai Ciujung ini.
Apresiasi Tim SAR dan Penutupan Operasi Penemuan Jasad
Kepala Sub-seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Banten, Risky Dwianto, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras semua pihak. Ia menekankan bahwa keberhasilan penemuan jasad Muhammad Soleh adalah hasil kolaborasi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama hingga korban berhasil ditemukan,” ucap Risky.
Dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai elemen ini mempercepat proses pencarian. Semangat gotong royong terbukti efektif dalam menghadapi situasi darurat seperti insiden warga Lebak terseret Sungai Ciujung ini.
Dengan ditemukannya jasad korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh personel yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini dikembalikan ke satuan masing-masing. Penutupan operasi ini menandai berakhirnya masa pencarian, sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga korban.
Sumber: AntaraNews