Polda Kalsel Perketat Pengamanan Haul Guru Sekumpul ke-21 dalam Operasi Lilin Intan 2025
Polda Kalimantan Selatan fokus pada pengamanan Haul Guru Sekumpul ke-21 yang bertepatan dengan Operasi Lilin Intan 2025, mengerahkan ribuan personel untuk kelancaran acara dan perayaan akhir tahun.
Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mengamankan rangkaian kegiatan besar akhir tahun 2025. Salah satu fokus utama adalah pengamanan pengajian rutin 5 Rajab 1447 Hijriah atau Haul ke-21 Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, yang lebih dikenal sebagai Guru Sekumpul, pada 28 Desember 2025. Acara akbar ini akan dilaksanakan dalam rangkaian Operasi Lilin Intan 2025.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa pengamanan Haul Guru Sekumpul menjadi prioritas khusus mengingat potensi jumlah jamaah yang sangat besar. "Jadi selain mengawal perayaan Natal dan Tahun Baru, pada Ops Lilin kali ini ada pengajian rutin 5 Rajab yang menjadi fokus kita," kata Kapolda di Banjarbaru, Minggu. Kegiatan ini akan berlangsung bersamaan dengan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, sehingga membutuhkan koordinasi dan pengerahan sumber daya yang optimal. Polda Kalsel bertekad untuk memastikan kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian acara.
Operasi Lilin Intan 2025 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Dalam periode ini, Polda Kalsel akan mengerahkan total 3.833 personel gabungan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di seluruh wilayah, termasuk di lokasi utama Haul Guru Sekumpul di Kelurahan Sekumpul, Banjarbaru. Pengaturan lalu lintas menjadi salah satu perhatian utama untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Fokus Pengamanan Haul Guru Sekumpul ke-21
Pelaksanaan Haul Guru Sekumpul ke-21 pada 28 Desember 2025 menjadi perhatian serius bagi Polda Kalsel. Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menekankan pentingnya pengawalan ketat dari sisi keamanan, mengingat acara ini selalu menarik jamaah dalam jumlah fantastis. Ribuan orang diperkirakan akan memadati kawasan Sekumpul, tidak hanya dari berbagai daerah di Indonesia tetapi juga dari luar provinsi hingga luar negeri.
Data menunjukkan bahwa pada Haul ke-20 yang digelar 5 Januari 2025 lalu, tercatat kurang lebih 4,1 juta jamaah hadir berdasarkan data provider telepon seluler yang aktif di kawasan Kelurahan Sekumpul dan sekitarnya. Jumlah yang masif ini memerlukan perencanaan matang, terutama dalam hal pengaturan arus lalu lintas dan manajemen kerumunan untuk menghindari penumpukan dan potensi insiden.
Untuk itu, Polda Kalsel telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan jamaah. Personel di lapangan akan memberikan petunjuk arah dan mengatur alur kendaraan agar tetap lancar. Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan kenyamanan bersama selama acara Haul Guru Sekumpul berlangsung.
Sinergi Pengamanan Natal dan Tahun Baru dalam Operasi Lilin Intan
Selain pengamanan Haul Guru Sekumpul, Operasi Lilin Intan 2025 juga mencakup pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru. Kapolda Yudha memastikan bahwa seluruh gereja akan disterilisasi guna memberikan jaminan keamanan bagi jemaat yang melaksanakan rangkaian misa Natal. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polda Kalsel untuk menciptakan suasana yang kondusif selama periode libur akhir tahun.
Menjelang malam pergantian tahun baru, Polda Kalsel mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas perayaan secara berlebihan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Larangan penggunaan petasan menjadi salah satu penekanan utama karena berpotensi tinggi menyebabkan kebakaran dan kecelakaan. Patroli skala besar akan digencarkan pada malam tahun baru untuk memastikan ketertiban.
Sinergi antara pengamanan Haul Guru Sekumpul, Natal, dan Tahun Baru ini menunjukkan kompleksitas tugas yang diemban Polda Kalsel. Seluruh personel dituntut untuk siap siaga dan profesional dalam menjalankan tugas masing-masing. Tujuannya adalah agar seluruh rangkaian kegiatan besar di akhir tahun 2025 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan berarti.
Pengerahan Ribuan Personel Gabungan dan Pos Pengamanan
Dalam rangka Operasi Lilin Intan 2025, Polda Kalsel mengerahkan kekuatan besar, yakni 3.833 personel gabungan. Dari jumlah tersebut, 1.807 personel merupakan anggota Polri yang disiagakan secara khusus. Mereka akan disebar ke puluhan pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu yang didirikan di berbagai titik strategis di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
Kapolda Yudha secara khusus menekankan kepada seluruh personel agar bersiap diri dengan tugas masing-masing. Kesiapan ini mencakup pengamanan kedatangan dan kepulangan jamaah Haul Guru Sekumpul, pengamanan gereja, serta patroli di malam tahun baru. Setiap personel diharapkan memahami betul perannya untuk memastikan efektivitas operasi.
Penempatan pos-pos pengamanan dan pelayanan terpadu ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan bantuan dan informasi, sekaligus sebagai titik pantau keamanan. Dengan pengerahan ribuan personel dan penempatan pos yang strategis, Polda Kalsel berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang merayakan Natal, menyambut Tahun Baru, dan mengikuti Haul Guru Sekumpul.
Sumber: AntaraNews