Polda Kalsel Tindak Tegas Oknum Polisi Merokok Sambil Mengemudi yang Viral
Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengambil langkah tegas menindak oknum polisi merokok sambil mengemudi yang videonya viral di media sosial, memicu permohonan maaf dan sanksi internal.
Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan telah menindak tegas oknum anggota kepolisian yang kedapatan merokok saat mengendarai mobil di Banjarmasin. Video insiden ini sebelumnya telah viral di berbagai platform media sosial, memicu perhatian publik. Peristiwa ini terjadi baru-baru ini dan melibatkan seorang perwira menengah Polri.
Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perilaku anggotanya tersebut. Pihaknya menegaskan komitmen untuk menjaga etika dan disiplin di lingkungan kepolisian. Tindakan ini merupakan respons cepat terhadap aduan masyarakat.
Adam Erwindi juga menegaskan bahwa Polda Kalsel tidak akan menoleransi pelanggaran disiplin. Anggota yang bersangkutan telah menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Propam Polda Kalsel. Sanksi internal akan diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam institusi Polri.
Kronologi Video Viral Oknum Polisi Merokok
Sebelumnya, sebuah video menjadi perbincangan hangat di media sosial, menampilkan seorang oknum anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) bernama Saharudin. Dalam rekaman tersebut, ia terlihat tengah merokok santai sambil mengemudikan mobilnya di jalan raya Banjarmasin.
Dalam narasi yang menyertai video, disebutkan bahwa sang polisi sempat ditegur oleh pengendara lain yang merasa terganggu dengan tindakannya. Teguran tersebut disampaikan karena merokok saat mengemudi dapat membahayakan keselamatan dan mengganggu pengguna jalan lain.
Namun, alih-alih menerima teguran, oknum polisi itu justru menanggapi dengan santai, bahkan secara sarkastis menyatakan bahwa orang yang menegurnya mungkin cemburu. Sikap ini menambah kekecewaan publik terhadap perilaku aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi teladan.
Selain perilaku merokok, rekaman video juga menunjukkan bahwa oknum polisi tersebut tidak menggunakan sabuk pengaman. Pelanggaran ini jelas bertentangan dengan ketentuan lalu lintas yang berlaku dan dapat membahayakan keselamatan.
Tindakan Tegas dan Permohonan Maaf Polda Kalsel
Menyikapi viralnya video tersebut, Polda Kalsel langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan internal. Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan bahwa Bidang Propam Polda Kalsel telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap AKBP Saharudin. Langkah ini diambil untuk memastikan akuntabilitas dan menegakkan disiplin di lingkungan kepolisian.
Adam Erwindi menyampaikan bahwa Polda Kalsel berkomitmen untuk memberikan sanksi yang setimpal sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Sanksi tersebut diharapkan dapat menjadi efek jera bagi anggota lain agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Transparansi dalam penanganan kasus ini menjadi prioritas utama Polda Kalsel.
Polda Kalsel juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat atas insiden yang meresahkan ini. Permohonan maaf ini menunjukkan keseriusan institusi dalam menjaga citra dan kepercayaan publik. Pihak kepolisian berjanji akan terus meningkatkan pengawasan terhadap perilaku anggotanya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Polri untuk selalu menjunjung tinggi etika profesi dan peraturan yang berlaku. Kedisiplinan dalam berlalu lintas dan sikap hormat kepada masyarakat adalah bagian tak terpisahkan dari tugas kepolisian. Polda Kalsel berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews