Bareskrim Duga Manajemen B Fashion Hotel dan The Seven Jakbar Biarkan Peredaran Narkoba
Dugaan tersebut muncul setelah polisi memeriksa puluhan karyawan dan pengunjung yang diamankan dalam penggerebekan di lokasi hiburan malam tersebut.
Bareskrim Polri menduga pihak manajemen B Fashion Hotel dan The Seven di Jakarta Barat melakukan pembiaran terhadap praktik peredaran narkoba di area room karaoke hingga ruang VIP. Dugaan tersebut muncul setelah polisi memeriksa puluhan karyawan dan pengunjung yang diamankan dalam penggerebekan di lokasi hiburan malam tersebut.
“Seluruhnya membuat pernyataan tertulis dan testimoni video bahwa mereka mengetahui adanya peredaran gelap narkotika dan terjadi pembiaran oleh pihak manajemen B Fashion Hotel dan The Seven,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Dalam operasi yang dilakukan pada 9 Mei 2026 itu, polisi mengamankan sebanyak 55 orang yang terdiri dari karyawan dan pengunjung dari berbagai kalangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah menjalani pemeriksaan.
Lima orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Sementara 13 orang lainnya menjalani assessment di BNN Pusat, Cawang, Jakarta Timur.
Transaksi Narkoba Disebut Libatkan Kapten Hotel
Dalam pemeriksaan, salah satu tersangka bernama Dania Eka Putri alias Mami Dania mengungkap modus transaksi narkoba yang disebut berlangsung secara tertutup melalui kapten hotel. Menurut pengakuannya, pengunjung yang ingin memesan narkoba akan menyampaikan permintaan melalui waitress. Selanjutnya, waitress menghubungi kapten hotel untuk mendatangkan “apoteker” ke room tamu.
“Namun sejak adanya operasi tempat hiburan malam, B Fashion Hotel menyatakan ‘Kode Merah’ dan hanya tamu VIP saja yang bisa mendapatkan narkotika melalui Kapten,” ujar Eko.
Polisi juga mendalami keterangan tersangka lainnya, Teuku Rico Edwin alias Dervin. Dalam pemeriksaan, Dervin mengaku sempat mendengar adanya perayaan ulang tahun ke-12 B Fashion Hotel di salah satu room karaoke yang diduga disertai pesta narkoba.
Namun, saat penggerebekan dilakukan aparat, pihak manajemen yang berada di dalam ruangan disebut langsung melarikan diri.
“Namun pada saat dilakukan penindakan, pihak manajemen yang berada dalam room tersebut segera melarikan diri,” ucap Eko.