Pelayanan Prima Dispar Kalsel untuk Jamaah Sekumpul, Sediakan Kesehatan dan Makan Gratis
Dinas Pariwisata Kalsel bersama berbagai pihak berikan Pelayanan Jamaah Sekumpul, meliputi kesehatan dan ribuan porsi makanan gratis, demi kelancaran Haul Guru Sekumpul ke-21.
Puncak peringatan Haul ke-21 ulama kharismatik Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul pada 5 Rajab 1447 Hijriah, bertepatan dengan 28 Desember 2025, menjadi momentum penting bagi jutaan jamaah. Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para peziarah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata (Dispar Kalsel) telah menginisiasi berbagai bentuk pelayanan. Pelayanan komprehensif ini mencakup fasilitas kesehatan gratis dan ribuan porsi makanan cuma-cuma, yang dipusatkan di Posko II Kabupaten Banjar.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif yang melibatkan sembilan posko tersebar di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kota Banjarbaru. Posko-posko ini didirikan untuk melayani kebutuhan jamaah yang datang dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, selama periode pengajian rutin tersebut. Pelayanan telah dimulai sejak tiga hari sebelum puncak acara dan akan berlanjut hingga esok hari untuk mengakomodasi arus kepulangan jamaah.
Kepala Dispar Kalsel, Iwan Fitriady, menjelaskan bahwa di Posko II, pihaknya berkolaborasi erat dengan sejumlah institusi kesehatan dan kepemudaan. Kolaborasi ini melibatkan RSUD Ulin Banjarmasin, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora Kalsel), Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra Setda Kalsel), serta RSGM Gusti Hasan Aman, menunjukkan sinergi antarlembaga dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala besar ini.
Kolaborasi Layanan Kesehatan dan Logistik untuk Jamaah
Dalam rangka mendukung Pelayanan Jamaah Sekumpul, Posko II yang dikoordinir oleh Dispar Kalsel menyediakan berbagai fasilitas esensial. Khusus pada hari puncak, posko ini menyiapkan 3.500 paket makan take away dan 500 paket nasi samin, total 4.000 porsi makanan gratis. Selain itu, jamaah juga dapat menikmati 3.000 roti dan 2.500 gorengan, serta minuman yang melimpah.
Tidak hanya logistik makanan, aspek kesehatan juga menjadi prioritas utama dalam Pelayanan Jamaah Sekumpul ini. Posko II menawarkan pelayanan kesehatan dasar yang disediakan oleh tim medis dari RSUD Ulin Banjarmasin dan RSGM Gusti Hasan Aman. Pelayanan ini sangat krusial mengingat banyaknya jamaah yang hadir dan potensi keluhan kesehatan akibat perjalanan jauh atau keramaian.
Lebih lanjut, Dispora Kalsel turut berkontribusi dengan menyediakan pelayanan terapis bagi jamaah yang membutuhkan. Kehadiran berbagai layanan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan maksimal. Tujuannya adalah memastikan setiap jamaah dapat mengikuti rangkaian acara Haul Guru Sekumpul dengan kondisi prima dan nyaman, sehingga fokus ibadah tetap terjaga.
Dampak Ekonomi dan Imbauan Keamanan Selama Haul
Peringatan Haul Guru Sekumpul tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal. Iwan Fitriady menyoroti bahwa momen keagamaan ini secara otomatis meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kalimantan Selatan. Mengacu pada pelaksanaan tahun 2024, sekitar 3,3 juta orang mengunjungi Kabupaten Banjar dan sekitarnya, mencakup warga lokal, luar daerah, hingga mancanegara, yang menunjukkan potensi besar acara ini.
Peningkatan jumlah wisatawan ini secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner, akomodasi, transportasi, hingga UMKM. Para pedagang kecil dan penyedia jasa di sekitar lokasi acara merasakan manfaat ekonomi yang signifikan. Hal ini menjadikan Haul Guru Sekumpul sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang penting bagi wilayah tersebut.
Di samping aspek ekonomi, Dispar Kalsel juga mengimbau seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga ketertiban selama mengikuti pengajian. Keamanan dan kenyamanan bersama adalah prioritas utama. Jika jamaah merasa kurang sehat atau mengalami keluhan fisik, sangat disarankan untuk segera singgah ke posko-posko kesehatan yang telah disediakan.
Baik posko yang didirikan oleh pemerintah daerah maupun relawan siap memberikan bantuan medis dan istirahat. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan semua jamaah dapat beribadah dengan tenang dan aman. Pelayanan Jamaah Sekumpul ini juga mencakup aspek preventif untuk menjaga kesehatan publik.
Penanganan Kesehatan dan Kondisi Terkendali di Posko
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Among Wibowo, menjelaskan bahwa tim medis di posko telah menangani berbagai keluhan kesehatan dari jamaah. Kasus yang paling sering ditemui adalah tekanan darah tinggi, yang mungkin disebabkan oleh kelelahan atau perjalanan panjang. Selain itu, beberapa jamaah juga mengalami kecelakaan ringan, seperti jatuh dari kendaraan, yang memerlukan penanganan cepat.
Among Wibowo menegaskan bahwa semua pasien yang datang ke posko telah ditangani dengan baik dan profesional. Untuk kasus darah tinggi, obat-obatan yang diperlukan telah diberikan secara langsung. Tim medis bekerja sigap untuk memastikan setiap keluhan dapat diatasi di tempat, meminimalkan kebutuhan rujukan ke rumah sakit.
Hingga saat ini, kondisi kesehatan jamaah di posko masih terkendali dengan baik, dan tidak ada pasien yang memerlukan rujukan ke rumah sakit. Hal ini menunjukkan efektivitas kolaborasi antarlembaga dalam Pelayanan Jamaah Sekumpul. Ketersediaan fasilitas dan tenaga medis yang memadai di posko sangat membantu dalam menjaga kesehatan ribuan jamaah yang hadir.
Sumber: AntaraNews