Polda Kalteng Sebar Ribuan Personel Amankan Lebaran Idul Fitri 1447 H

Polda Kalteng bersama lintas sektor mengerahkan 2.373 personel gabungan untuk amankan Lebaran Idul Fitri 1447 H di 53 pos, memastikan kelancaran arus mudik dan balik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Kalteng Sebar Ribuan Personel Amankan Lebaran Idul Fitri 1447 H
Polda Kalteng bersama lintas sektor mengerahkan 2.373 personel gabungan untuk amankan Lebaran Idul Fitri 1447 H di 53 pos, memastikan kelancaran arus mudik dan balik. (AntaraNews)

Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) telah menyiapkan strategi pengamanan komprehensif guna menjamin kelancaran dan keamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 2.373 personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan ke titik-titik strategis.

Personel gabungan tersebut akan ditempatkan di 53 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Kalteng. Penempatan pos ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Operasi Ketupat Telabang 2026 ini secara resmi berlangsung mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Fokus utama operasi ini adalah menjaga ketertiban umum, kelancaran arus lalu lintas, serta keamanan di berbagai lokasi keramaian selama periode Lebaran.

Kesiapan Polda Kalteng Amankan Lebaran dengan Ribuan Personel

Kepala Biro Operasional Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Sugeng Riyadi, menegaskan bahwa pihaknya telah memastikan kesiapan penuh personel dan sarana prasarana. “Kami telah memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana,” kata Kombes Sugeng Riyadi di Palangka Raya, Jumat.

Ia mengungkapkan bahwa total 2.373 personel gabungan siap bertugas, terdiri dari 1.501 personel dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan 872 personel dari Polda Kalimantan Tengah. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan pengamanan yang optimal.

Sasaran operasi ketupat ini sangat luas, mencakup 1.001 lokasi pengamanan yang meliputi tempat ibadah sholat Idul Fitri, pelabuhan, terminal, pusat perbelanjaan atau pasar, serta bandara. Setiap lokasi vital akan mendapatkan perhatian khusus untuk memastikan keamanan.

Fokus utama petugas adalah menjaga kelancaran arus lalu lintas serta keamanan di pusat-pusat keramaian yang diprediksi akan padat. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dan aktivitas Lebaran dengan tenang dan tanpa hambatan.

Antisipasi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Kalteng

Polda Kalteng telah melakukan pemetaan periode krusial pergerakan massa selama perayaan Idul Fitri 1447 H. Arus mudik diprediksi akan terbagi dalam dua gelombang besar, yakni pada tanggal 14–15 Maret dan 19–20 Maret.

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24–25 Maret 2026. Informasi ini penting bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik dan menghindari kemacetan.

Kombes Pol Sugeng Riyadi mengimbau seluruh masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka dengan matang guna menghindari penumpukan kendaraan pada tanggal-tanggal tersebut. Perencanaan yang baik sangat krusial untuk kenyamanan perjalanan.

Ia juga meminta seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik, untuk tidak ragu beristirahat di pos-pos yang telah disediakan apabila mengalami kelelahan dan kerusakan kendaraan. “Ini agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman sehingga dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman,” demikian Sugeng.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi