Gempur Babel: Mahasiswa UBB Intensifkan Pendampingan KUR untuk UMKM di Bangka Belitung

Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Universitas Bangka Belitung (UBB) mengintensifkan program Gerakan Mahasiswa Pendamping Kredit Usaha Rakyat (Gempur Babel) guna pemerataan serapan KUR bagi UMKM, terutama di wilayah terpenc

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gempur Babel: Mahasiswa UBB Intensifkan Pendampingan KUR untuk UMKM di Bangka Belitung
Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Universitas Bangka Belitung (UBB) mengintensifkan program Gerakan Mahasiswa Pendamping Kredit Usaha Rakyat (Gempur Babel) guna pemerataan serapan KUR bagi UMKM, terutama di wilayah terpenc (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel tengah mengintensifkan program Gerakan Mahasiswa Pendamping Kredit Usaha Rakyat (Gempur). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan serta memeratakan serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Program Gempur Babel berfokus pada sektor produktif seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan usaha mikro kecil lainnya.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak untuk memperluas akses pembiayaan KUR, khususnya di daerah pedesaan dan pulau-pulau kecil yang selama ini kesulitan. Kolaborasi telah terjalin dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk memberdayakan mahasiswa sebagai agen pendamping. Mereka akan membantu UMKM dalam mengakses pembiayaan KUR dan juga mendigitalisasi bisnis guna memperluas jangkauan pemasaran produk.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel, Muslim El Hakim Kurniawan, menyatakan bahwa program ini sangat membantu pemerintah provinsi. Keterbatasan jumlah pendamping KUR menjadi salah satu alasan utama di balik pengintensifan Gempur Babel, memastikan bahwa semua UMKM mendapatkan dukungan yang dibutuhkan.

Kolaborasi Strategis Tingkatkan Akses KUR

Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel secara resmi telah menjalin kerja sama erat dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk mengintensifkan Gerakan Mahasiswa Pendamping Kredit Usaha Rakyat (Gempur). Kolaborasi ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan jumlah pendamping KUR yang ada, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di seluruh wilayah. Mahasiswa UBB akan menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan langsung kepada para pelaku usaha.

Program Gempur Babel ini merupakan inisiatif strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memastikan pemerataan serapan KUR. Fokus utama adalah menyasar sektor-sektor produktif yang memiliki potensi besar namun seringkali terhambat oleh kurangnya akses informasi dan pendampingan. Dengan adanya mahasiswa, diharapkan kesenjangan informasi dapat diminimalisir secara signifikan.

Muslim El Hakim Kurniawan menjelaskan bahwa program ini sangat vital mengingat tantangan geografis dan demografis di Kepulauan Bangka Belitung. Daerah-daerah terpencil yang sebelumnya sulit dijangkau kini akan mendapatkan perhatian lebih. Pendampingan ini diharapkan tidak hanya sebatas akses KUR, tetapi juga peningkatan kapasitas UMKM secara menyeluruh.

Peran Mahasiswa dalam Digitalisasi UMKM

Mahasiswa yang terlibat dalam Gempur Babel tidak hanya bertugas membantu UMKM dalam proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) saja. Lebih dari itu, mereka juga berperan aktif dalam mendampingi pelaku usaha untuk mendigitalisasi bisnisnya. Langkah ini krusial untuk memperluas jangkauan pasar produk UMKM, yang sebelumnya mungkin hanya terbatas di tingkat lokal.

Digitalisasi bisnis mencakup berbagai aspek, mulai dari pembuatan platform penjualan online, penggunaan media sosial untuk promosi, hingga pemanfaatan teknologi pembayaran digital. Dengan pendampingan ini, UMKM di pedesaan dan pulau-pulau kecil diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Ini akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan.

Muslim El Hakim Kurniawan menambahkan bahwa upaya sosialisasi dan edukasi akan terus digencarkan, terutama di daerah perdesaan. Selama ini, serapan KUR cenderung lebih tinggi di perkotaan karena akses informasi yang lebih mudah. Mahasiswa Gempur Babel akan menjadi jembatan informasi penting bagi masyarakat di daerah terpencil.

Target dan Tantangan Penyerapan KUR

Realisasi serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kepulauan Bangka Belitung hingga Juni 2026 telah mencapai Rp838.994.000.000. Angka ini merupakan bagian dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,6 triliun. Meskipun telah mencapai lebih dari setengah target, upaya intensif masih diperlukan untuk mencapai angka penuh dalam sisa waktu yang ada.

Tantangan utama dalam penyerapan KUR adalah pemerataan distribusi. Data menunjukkan bahwa sebagian besar KUR masih terserap di daerah perkotaan, sementara wilayah pedesaan dan terpencil masih tertinggal. Keterbatasan akses informasi dan kurangnya pemahaman mengenai prosedur pengajuan KUR menjadi kendala utama bagi pelaku UMKM di daerah tersebut.

Melalui program Gempur Babel, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel berharap dapat mengatasi ketimpangan ini. Mahasiswa akan turun langsung ke desa-desa untuk memberikan edukasi dan pendampingan. Ini merupakan strategi proaktif untuk memastikan bahwa setiap UMKM, di mana pun lokasinya, memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pembiayaan yang mendukung pertumbuhan usaha mereka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi