Polda Kalbar Kerahkan 3.586 Personel Gabungan untuk Pengamanan Nataru 2025-2026
Polda Kalbar siapkan ribuan personel gabungan dalam Operasi Lilin Kapuas 2025 untuk menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bumi Khatulistiwa.
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) telah menyiapkan strategi pengamanan komprehensif untuk menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sebanyak 3.586 personel gabungan akan dikerahkan dalam Operasi Lilin Kapuas 2025 yang berlangsung selama 14 hari. Operasi ini bertujuan utama untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Nataru berjalan aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Operasi Lilin Kapuas 2025 ini secara resmi dimulai pada 20 Desember 2025 dan akan berakhir pada 2 Januari 2026. Kapolda Kalbar Inspektur Jenderal Polisi Pipit Rismanto menyatakan bahwa peningkatan kekuatan pengamanan dilakukan untuk menghadapi berbagai potensi dinamika. Pengamanan tidak hanya fokus pada kegiatan masyarakat, tetapi juga mengantisipasi bencana alam akibat faktor cuaca.
Kesiapan personel gabungan ini menjadi prioritas utama Polda Kalbar dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Mereka akan ditempatkan di berbagai objek vital dan keramaian. Hal ini termasuk objek wisata, pelabuhan, bandara, hingga pusat-pusat perbelanjaan.
Kekuatan Personel dan Fokus Pengamanan Nataru
Polda Kalbar mengerahkan total 3.586 personel gabungan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama periode Nataru. Dari jumlah tersebut, 2.024 personel berasal dari Polri, terdiri atas 384 personel Polda Kalbar dan 1.640 personel dari satuan wilayah atau Polres jajaran.
Selain itu, 1.562 personel lainnya merupakan dukungan dari instansi terkait, menunjukkan sinergi lintas sektor yang kuat. Instansi tersebut meliputi TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Basarnas, Dinas Kesehatan, serta unsur relawan seperti Pramuka dan Senkom. Kapolda menegaskan bahwa seluruh personel telah diinstruksikan untuk siap siaga menghadapi dinamika di lapangan.
Dalam Operasi Lilin Kapuas 2025, Polda Kalbar juga mendirikan 70 pos pengamanan strategis. Pos-pos ini terdiri atas 41 Pos Pengamanan, 19 Pos Pelayanan, dan 10 Pos Terpadu. Fokus pengamanan meliputi 6.487 lokasi gereja, empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN), bandara, pelabuhan, serta 303 objek wisata yang tersebar di Kalimantan Barat.
Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Imbauan Kesehatan
Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Polisi Bayu Suseno menjelaskan bahwa operasi ini mengedepankan upaya preventif dan preemtif yang didukung penegakan hukum. “Target utama kami adalah menjamin keselamatan masyarakat yang beribadah dan yang melakukan perjalanan,” katanya. Selain itu, Polda Kalbar juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Potensi gangguan kamtibmas yang diantisipasi mencakup peredaran minuman keras (miras), narkoba, dan petasan. Pihak kepolisian juga akan memantau media sosial secara intensif. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran hoaks dan provokasi yang dapat mengganggu toleransi beragama di tengah masyarakat.
Kapolda Kalbar, melalui Kabid Humas, menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh masyarakat yang merayakan. Beliau juga mengimbau warga Kalimantan Barat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan selama masa libur Nataru. Dengan dukungan personel gabungan dan sinergi lintas sektor, perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diharapkan berlangsung aman dan kondusif di Bumi Khatulistiwa.
Sumber: AntaraNews