Kapolda Kalsel Apresiasi Ketertiban 5 Juta Jamaah di Pengajian 5 Rajab Martapura

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan apresiasi atas ketertiban 5 juta jamaah yang hadir pada Pengajian 5 Rajab di Martapura, menunjukkan Kalsel daerah sejuk.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kapolda Kalsel Apresiasi Ketertiban 5 Juta Jamaah di Pengajian 5 Rajab Martapura
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan apresiasi atas ketertiban 5 juta jamaah yang hadir pada Pengajian 5 Rajab di Martapura, menunjukkan Kalsel daerah sejuk. (AntaraNews)

Apresiasi Kapolda Kalsel untuk Ketertiban Pengajian 5 Rajab

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas ketertiban luar biasa dari sekitar 5 juta jamaah Sekumpul. Mereka hadir dalam pengajian rutin 5 Rajab 1447 Hijriah di Martapura, Kabupaten Banjar, yang berlangsung aman dan lancar pada Senin, 29 Desember. Acara ini merupakan momen penting untuk mengenang wafatnya ulama kharismatik Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul yang wafat 21 tahun lalu.

Keberhasilan penyelenggaraan acara akbar ini tidak lepas dari peran serta aktif seluruh jamaah yang patuh terhadap petunjuk petugas di lapangan. Selain itu, ribuan relawan juga turut berkontribusi besar dalam membantu aparat keamanan yang dikoordinasikan oleh Polda Kalsel. Mereka mengatur alur kedatangan dan kepulangan jamaah dengan sangat baik dan terkoordinasi.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian di Pengajian 5 Rajab telah berakhir, semuanya berjalan aman, tertib dan lancar,” ujar Kapolda di Banjarbaru. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara petugas gabungan, relawan, dan jamaah telah berhasil menunjukkan Kalimantan Selatan sebagai daerah yang sejuk, aman, dan ramah masyarakatnya di mata dunia.

Kolaborasi Sukses Menjaga Ketertiban Pengajian Akbar

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa suasana kondusif selama Pengajian 5 Rajab tercapai berkat komitmen semua pihak. Jamaah secara disiplin mematuhi arahan dari petugas serta relawan yang bertugas di lokasi. Hal ini menjadi kunci utama kelancaran setiap tahapan acara keagamaan tersebut, mulai dari kedatangan hingga kepulangan.

Jumlah relawan yang sangat banyak juga menjadi faktor penentu dalam membantu tugas aparat keamanan. Mereka bekerja tanpa lelah untuk mengatur pergerakan jutaan jamaah, baik saat tiba maupun kembali dari Komplek Mushalla Ar-Raudhah, Kelurahan Sekumpul. Dedikasi ini sangat meringankan beban petugas gabungan dan memastikan kelancaran acara.

“Keberhasilan ini adalah kerja bersama seluruh petugas gabungan, relawan dan jamaah,” kata Kapolda. Ia menambahkan bahwa sinergi ini membuktikan bahwa Kalimantan Selatan memiliki masyarakat yang mampu bersatu demi menciptakan suasana damai. Ini juga menjadi cerminan kerukunan yang patut dibanggakan oleh seluruh elemen masyarakat.

Lonjakan Jumlah Jamaah dan Antisipasi Arus Balik

Pengajian rutin 5 Rajab tahun ini mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah kehadiran jamaah. Berdasarkan analisis dari tiga operator telekomunikasi besar di Indonesia, yaitu Telkomsel, Indosat, dan XL, tercatat 4,9 juta atau hampir 5 juta jamaah aktif selama kegiatan. Angka ini jauh melampaui haul ke-20 sebelumnya yang diselenggarakan Januari 2025 lalu, yang mencapai 4,1 juta jamaah.

Peningkatan jumlah jamaah ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk mengenang wafatnya Guru Sekumpul. Acara yang kini memasuki tahun ke-21 peringatan wafatnya ulama besar tersebut selalu menjadi magnet bagi umat Muslim dari berbagai daerah. Ini merupakan tradisi spiritual yang terus lestari dan berkembang setiap tahunnya.

Terkait arus balik, Kapolda memastikan bahwa kepadatan kendaraan jamaah masih terlihat di sejumlah ruas jalan hingga Senin. Untuk mengantisipasi kemacetan, Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol M. Fahri Siregar telah diperintahkan untuk mengerahkan personel semaksimal mungkin melakukan pengaturan.

“Penerapan sistem satu arah (one-way) untuk mengurai arus kepulangan jamaah sudah kita lakukan, Insya Allah besok sudah normal lalu lintas,” jelas Kapolda. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan kepulangan seluruh jamaah dapat berjalan dengan aman dan lancar, meminimalkan potensi kemacetan dan menjaga ketertiban umum.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi