Senyum Merekah Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Bebas dari Rutan KPK, Ucap Terima Kasih ke Prabowo
Ira Puspadewi, mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, mengungkapkan rasa syukur dan penghargaan kepada Presiden Prabowo.
Sebuah pintu di area kaca Rutan Kelas I Cabang KPK terbuka lebar. Dari dalamnya, muncul sosok seorang perempuan yang mengenakan batik pink dan kerudung serasi.
Dia adalah Ira Puspadewi, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry. Tepat pada pukul 17.17 WIB, ia melangkah keluar dan menghirup udara segar setelah mendapatkan rehabilitasi dari Presiden Prabowo.
Tidak sendirian, Ira keluar bersama dua mantan direksi lainnya, yaitu Muhammad Yusuf Hadi dan Muhammad Adhi Caksono. Ketiga individu tersebut sebelumnya terjerat dalam kasus dugaan korupsi terkait kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara.
Setelah keluar, kerabat dan rekan-rekannya segera mengarahkan Ira menuju kerumunan kamera. Para jurnalis pun berebut untuk mendapatkan posisi terbaik.
Ira kemudian melangkah sambil menggenggam papan alas tulis yang berisi lembaran-lembaran. Senyum lebar menghiasi wajahnya, dan matanya beberapa kali melirik ke sekeliling.
Ia menundukkan kepala, tangan menempel di dada, sambil berulang kali mengucapkan terima kasih. Selanjutnya, Ira memberikan sambutan singkat. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang telah menggunakan haknya untuk memberikan rehabilitasi.
"Izinkan kami bertiga menyampaikan syukur kepada Allah SWT atas limpahan karunia luar biasa bagi kami. Kedua, kami menghaturkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah berkenan menggunakan hak istimewanya dengan rehabilitasi bagi perkara kami," ungkap Ira.
Ucapan terima kasih juga ia tujukan kepada DPR, khususnya kepada Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Mahkamah Agung, jajaran kementerian, penasihat hukum, serta para petugas KPK yang mendampingi mereka selama hampir sepuluh bulan masa tahanan.
Dukungan Masyarakat
Ia juga menyoroti pentingnya peran media serta dukungan masyarakat yang dianggapnya sebagai kekuatan utama selama proses ini.
"Rekan-rekan media yang sangat membantu dalam menyampaikan perkembangan perkara ini kepada masyarakat. Dari lubuk hati yang paling dalam kami mengucapkan terima kasih atas peran teman-teman media," ucap dia.
Di akhir pernyataannya, ia berharap agar sistem hukum di Indonesia dapat memberikan perlindungan yang lebih baik kepada para profesional yang mengabdi untuk negara.
"Terima kasih semuanya, mohon doa. Semoga kita semua bekerja sama sebagai anak bangsa yang memberikan yang terbaik untuk bangsa ini," ucap dia.
Berharap Dapat Bertemu dengan Keluarga
Sesi tanya jawab berlangsung dengan cepat. Saat ditanya tentang langkah selanjutnya, Ira hanya menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan keluarganya. Mengenai upaya pemulihan nama baik dan kelanjutan proses hukum, ia menyerahkan sepenuhnya kepada tim kuasa hukumnya.
"Eh, ini kita menunggu proses hukum berikutnya dan semua juga akan dilaksanakan secara lebih detail oleh tim kuasa hukum," ucap dia.
Setelah menyampaikan semua pernyataan, Ira melangkah melewati kerumunan menuju sebuah mobil BYD berwarna biru yang telah menunggu kedatangannya.