FOTO: Fadia Arafiq Jalani Pemeriksaan Lanjutan di KPK
Tersangka dugaan korupsi pengadaan di Pemkab Pekalongan sekaligus Bupati nonaktif Fadia Arafiq menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK,
Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Pekalongan sekaligus Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta pada Rabu, 29 April 2026.
Kehadiran Fadia untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa serta penyediaan tenaga alih daya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk tahun anggaran 2023 hingga 2026.
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada 3 Maret 2026 di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Dalam operasi tersebut, Fadia diamankan bersama ajudan dan orang kepercayaannya. Pada saat yang sama, penyidik juga mengamankan 11 orang lainnya di Pekalongan.Operasi tersebut merupakan kegiatan tangkap tangan ketujuh yang dilakukan KPK sepanjang 2026 dan berlangsung pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
Sehari setelah penangkapan, tepatnya pada 4 Maret 2026, KPK menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengadaan jasa outsourcing serta pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Dalam konstruksi perkara, penyidik menduga adanya konflik kepentingan. Fadia disebut mengarahkan sejumlah proyek pengadaan agar dimenangkan oleh perusahaan yang terafiliasi dengan keluarganya, yakni PT Raja Nusantara Berjaya.
Dari proyek-proyek tersebut, penyidik menduga terjadi aliran dana yang menguntungkan pihak tertentu. Total nilai yang diduga diterima mencapai Rp19 miliar. Rinciannya, sekitar Rp13,7 miliar diduga dinikmati bersama keluarganya, Rp2,3 miliar diberikan kepada Direktur PT Raja Nusantara Berjaya yang juga merupakan asisten rumah tangga, serta Rp3 miliar merupakan dana hasil penarikan tunai yang belum terdistribusi.
Merdeka.com/ arie basuki Merdeka.com/ arie basuki
Merdeka.com/ arie basuki Merdeka.com/ arie basuki
Merdeka.com/ arie basuki Merdeka.com/ arie basuki
Merdeka.com/ arie basuki Merdeka.com/ arie basuki
Merdeka.com/ arie basuki Merdeka.com/ arie basuki
Merdeka.com/ arie basuki Merdeka.com/ arie basuki
Merdeka.com/ arie basuki Merdeka.com/ arie basuki