Sempat Dikabarkan Kena OTT, ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bandung
Penyidik Kejaksaan Negeri Bandung telah melakukan pemeriksaan intensif kepada sejumlah saksi, salah satunya Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengakui telah diperiksa Kejari Kota Bandung sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan wewenang di lingkungan Pemkot Bandung pada Kamis (30/10). Ia mengklaim kehadirannya memenuhi panggilan kejaksaan adalah bentuk dukungan terhadap penegakan hukum.
“Kehadiran saya merupakan bentuk tanggung jawab moral dan dukungan terhadap upaya penegakan hukum yang sedang berjalan. Sebagai pejabat publik, saya memiliki komitmen kuat terhadap transparansi, akuntabilitas, dan pemberantasan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Bandung,” katanya dalam keterangan resmi tertulisnya, dikutip Jumat (31/10).
“Saya percaya bahwa proses hukum harus dihormati dan didukung sepenuhnya sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih,” imbuh dia.
Bantah Kena OTT
Erwin juga merespons kabar yang beredar soal dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Kejaksaan Negeri Bandung. Ia menegaskan hal itu tidaklah benar.
“Saya menyadari beredarnya informasi yang tidak sesuai. Saya mengimbau kepada seluruh pihak untuk menunggu hasil (pemeriksaan/penyelidikan) dari Kejaksaan Negeri Kota Bandung,” kata dia.
Kejaksaan Usut Korupsi di Lingkungan Pemkot Bandung Terkait Penyalahgunaan Wewenang
Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Bandung mengungkap tengah melangsungkan rangkaian penyidikan terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Bandung terkait penyalahgunaan wewenang. Penyidik melakukan pemeriksaan intensif kepada sejumlah saksi, salah satunya Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.
Pemeriksaan berlangsung selama kurang lebih 7 jam. Sejak pukul 09.30-16.30 WIB di Kantor Kejari Kota Bandung.
Selain memeriksa saksi-saksi, Kejari Bandung juga menyita sejumlah barang bukti antara lain berupa dokumen, dan alat elektronik seperti ponsel dan laptop, yang ditengarai berhubungan dengan kasus.
“Sampai saat ini kami belum menetapkan tersangka ya. Namun kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Antara lain, Wakil Wali Kota Bandung,” kata Kajari Bandung Irfan Wibowo, dalam konferensi pers di kantornya pada Kamis (30/10) malam.