Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
BBM Nonsubsidi Naik, Pramono Siapkan Terobosan Agar Warga Jakarta Pilih Transportasi Umum

{{caption}}
macOS 27 bakal Putus dari Mac Intel, Pengguna Model Lama Perlu Bersiap

{{caption}}
Detik-Detik Turis Jerman Dijambret di Pasar Baru, Ponsel Dirampas Dua Pria Bermotor

{{caption}}
Cara Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu Disorot MUI, Kritisi Dikubur Hidup-Hidup

{{caption}}
Mentan Amran Dapat Mandat Baru, Apa Saja?

{{caption}}
Sempat Dorong BTS Konser di JIS, Pramono Kini Ngalah Usai Diprotes ARMY dan Anak Sendiri

Topik Terkait
{{caption}}
KPAI Catat 2.031 Kasus Pelanggaran Hak Anak di 2025, Naik 3 Persen

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis data mengejutkan terkait Pelanggaran Hak Anak di 2025, dengan 2.031 kasus yang melibatkan 2.063 korban, menunjukkan kenaikan 2-3 persen dari tahun sebelumnya. Simak detail lengkapnya!

{{caption}}
KPAI Ungkap 2.031 Kasus Pelanggaran Hak Anak Sepanjang 2025, Keluarga Jadi Sorotan Utama

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis data mengejutkan: 2.031 kasus pelanggaran hak anak terjadi sepanjang 2025, dengan lingkungan keluarga sebagai sektor paling rentan.

{{caption}}
Kemen PPPA Ungkap Tiga Faktor Utama Pemicu Tingginya Kekerasan Terhadap Perempuan di Indonesia

Kementerian PPPA membeberkan tiga penyebab utama melonjaknya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, meliputi faktor ekonomi, pola asuh, serta pengaruh media sosial yang kian masif.

{{caption}}
Mengejutkan! 508 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Makassar, Pemicunya Tekanan Ekonomi

UPTD PPA Makassar mencatat 508 kasus Kekerasan Anak dan Perempuan hingga September 2025, didominasi KTA. Tekanan ekonomi dan rendahnya kesadaran hukum jadi pemicu utama, memicu rasa penasaran akan solusinya.

{{caption}}
Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sulsel Tinggi, Ini Solusi Konkret Ditawarkan Menteri PPPA

Dalam kunjungannya di Kantor Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sulsel ia bertemu korban kekerasan seksual

{{caption}}
Memprihatinkan, KemenPPPA Catat Pidana Asusila dan Kekerasan Seksual Anak di Jawa Sangat Tinggi

Tindak kejahatan seksual dengan anak sebagai korban adalah yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

{{caption}}
KPAI Imbau Pengawasan Tugas Sekolah, Cegah Insiden Senjata Api Rakitan di Lingkungan Pendidikan

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengeluarkan imbauan pengawasan tugas sekolah setelah insiden tragis seorang siswa tewas akibat ledakan senjata api rakitan. KPAI meminta sekolah dan orang tua lebih cermat dalam mengawasi tugas anak.

{{caption}}
KPAI Apresiasi Komdigi Dorong Perlindungan Anak Digital, Meta Patuh PP Tunas

KPAI apresiasi Komdigi dorong implementasi PP Tunas demi **perlindungan anak digital**. Kepatuhan Meta membatasi akses usia 16+ jadi bukti, namun KPAI ingatkan implementasi berkelanjutan penting.

{{caption}}
KPAI Desak BGN Investigasi Menyeluruh Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan investigasi transparan terkait insiden keracunan massal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 72 siswa di Jakarta Timur.

{{caption}}
Berkas Lengkap, Kasus Kekerasan Seksual Paman-Ponakan di Jaksel Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasus kekerasan seksual yang melibatkan paman dan ponakan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini memasuki babak baru dengan pelimpahan berkas ke Kejaksaan Negeri Jaksel. Simak detail penanganan kasus kekerasan seksual Jaksel ini.

{{caption}}
PP Tunas Dorong Platform Digital Cegah Child Grooming: Langkah Strategis Lindungi Anak di Ruang Digital

Pemerhati anak dan pendidikan menyoroti peran penting PP Tunas dalam mendorong platform digital untuk mencegah praktik child grooming, sebuah langkah krusial untuk melindungi anak di ruang digital Indonesia.

{{caption}}
KPAI: Implementasi PP Tunas Harus Disertai Pengawasan Ketat

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendukung penuh implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Tunas yang berlaku mulai hari ini, namun menekankan pentingnya pengawasan ketat demi perlindungan anak di ranah digital.

{{caption}}
Kronologi Lengkap Pembacokan di Cakung Jaktim: Berawal dari Intip Mandi hingga Penangkapan Cepat

Polsek Cakung mengungkap kronologi pembacokan kepala pria di Kampung Pedaengan, Jaktim, yang dipicu pengakuan diintip saat mandi, berujung pada penangkapan pelaku MH (20) kurang dari satu jam setelah kejadian.

{{caption}}
Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Pengusaha Tenda di Bekasi, Motif Perampokan Diselidiki

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi gencar memburu pelaku pembunuhan sadis terhadap Eem, seorang pengusaha tenda di Cibitung, Bekasi, yang ditemukan tewas dengan dugaan perampokan.

{{caption}}
Bejat, Ayah di Mamuju Rudapaksa Anak Kandungnya Usia 13 Tahun

Herman mengatakan tindakan biadap pelaku terhadap anak kandungnya terjadi sejak Januari hingga Februari 2026.

{{caption}}
Polres Malra Tangkap Pelaku Penganiayaan Berujung Kematian di Sitnohoi

Kepolisian Resor Maluku Tenggara berhasil menangkap I.R, tersangka penganiayaan yang menyebabkan korban S.L alias Tuce meninggal dunia di Desa Sitnohoi, Maluku Tenggara, usai insiden penusukan tombak ikan.

{{caption}}
Emosi di Jalan, Pria di Palembang Tonjok Pemotor Wanita karena Tak Pakai Sein

Peristiwa itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor di Jalan Ariodila III, Kelurahan 20 Ilir IV, Ilir Timur I, Palembang, Jumat (27/3) pagi.

{{caption}}
Terungkap: Motif Pembunuhan Staf Bawaslu OKU Selatan karena Tersinggung Hinaan Korban

Polres OKU Selatan berhasil mengungkap motif pembunuhan sadis staf Bawaslu Maria Simare-mare. Pelaku tega menghabisi nyawa korban karena tersinggung sering dihina.