Sorot
{{caption}}
Pentingnya Puskesmas Pembantu untuk RW Kumuh di Jakarta

{{caption}}
Libur Panjang Usai, Jalanan Jakarta Timur Macet Total Sejak Pagi

{{caption}}
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati Terjadi Lagi, Kali Ini di Ponpes Garut

{{caption}}
Kasus Pembunuhan Kacab Bank, Tiga Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

{{caption}}
Dari Sebungkus Sabu Terbongkar Gudang Narkoba Jaringan Internasional di Bekasi

{{caption}}
Klasemen Liga Inggris: Manchester United Kunci Peringkat Ketiga

Topik Terkait
{{caption}}
5 Bentuk Pelanggaran HAM di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM menyimpulkan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sebagai pelanggaran HAM dan mengungkap lima bentuk pelanggaran.

{{caption}}
12 Hari Pasca Disiram Air Keras, Kondisi Aktivis Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif di RSCM

Dengan kondisi yang masih dirawat secara intensif, Afif turut mengajak masyarakat untuk sama-sama mendoakan kepulihan dari aktivis KontraS tersebut.

{{caption}}
KontraS Ungkap Aktivitas Andrie Yunus Sebelum Disiram Air Keras, Usut Pelanggaran HAM Demo Agustus 2025

Andrie Yunus terlibat dalam sejumlah kegiatan advokasi penting yang juga berkaitan dengan isu hukum dan HAM.

{{caption}}
KontraS Ungkap Dugaan Penyebab Sebenarnya Andrie Yunus Diserang Air Keras

KontraS membeberkan dugaan mengapa aktivis Andrie Yunus diserang dengan air keras.

{{caption}}
Koalisi OMS Sulsel Kecam Keras Penyerangan Aktivis KontraS Andrie Yunus dengan Air Keras

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Sulawesi Selatan (OMS Sulsel) menyatakan solidaritas dan mengutuk keras insiden penyerangan aktivis KontraS Andrie Yunus dengan air keras, menyoroti ancaman terhadap demokrasi dan HAM.

{{caption}}
Ketua Komisi X DPR Kutuk Keras Penyerangan Andrie Yunus, Soroti Perlindungan Aktivis

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengecam keras insiden penyerangan air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, menegaskan pentingnya perlindungan aktivis sebagai pilar demokrasi.

{{caption}}
Pemerintah Kecam Keras Insiden Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Desak Pengusutan Tuntas

Pemerintah Indonesia menyatakan kecaman keras atas insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, dan mendesak pengusutan tuntas kasus ini untuk menjamin keadilan.

{{caption}}
Gerakan Nurani Bangsa Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Gerakan Nurani Bangsa (GNB) mengecam keras insiden **penyiraman air keras Andrie Yunus**, Wakil Koordinator KontraS, dan menuntut aparat kepolisian mengusut tuntas hingga aktor intelektual di baliknya.

{{caption}}
Serangan Air Keras Aktivis Andrie Yunus: Alarm Serius bagi Demokrasi Indonesia

Aktivis HAM Andrie Yunus menjadi korban serangan air keras, memicu kekhawatiran serius dari anggota DPR. Insiden Serangan Air Keras Aktivis ini disebut alarm bagi demokrasi Indonesia dan menuntut pengusutan tuntas.

{{caption}}
Serangan Air Keras Aktivis KontraS: Alarm Demokrasi dan Perlindungan HAM di Indonesia

Serangan air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus disebut sebagai alarm serius bagi demokrasi dan perlindungan HAM di Indonesia, memicu desakan pengusutan tuntas.

{{caption}}
PBB Soroti Serangan Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, dan mendesak otoritas Indonesia mengusut tuntas kasus teror air keras aktivis KontraS ini.

{{caption}}
Polri Selidiki Serangan Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Aktivis KontraS: Diduga Terkait Kritik Militarisme

Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, menjadi korban serangan air keras di Jakarta Pusat. Insiden ini memicu desakan penyelidikan tuntas atas dugaan upaya membungkam suara kritis aktivis HAM.

{{caption}}
Komnas HAM Desak Pembentukan Satgas Kekerasan Seksual Kampus, Kunci Pencegahan dan Perlindungan Korban

Komnas HAM mendesak perguruan tinggi dan pesantren membentuk Satgas Kekerasan Seksual Kampus. Langkah ini krusial untuk mencegah pelecehan dan memastikan korban mendapatkan keadilan serta dukungan yang layak.

{{caption}}
Komnas HAM Dorong Penguatan Layanan Korban TPKS dan Restitusi Negara

Komnas HAM mendesak penguatan layanan bagi korban TPKS, mulai dari rumah aman hingga restitusi negara, mengingat masih banyak kendala dalam akses keadilan dan pemulihan di berbagai daerah.

{{caption}}
Komnas HAM Dorong Kampus dan Pesantren Bentuk Satgas TPKS, Perkuat Perlindungan Korban

Komnas HAM mendesak kampus dan pesantren segera membentuk Satgas TPKS sebagai langkah krusial untuk memperkuat pencegahan serta perlindungan korban kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

{{caption}}
Komnas HAM: Budaya Patriarki dan Relasi Kuasa Pemicu Berulangnya Kekerasan Seksual

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menyoroti budaya patriarki dan relasi kuasa sebagai akar utama berulangnya tindak pidana kekerasan seksual di Indonesia, menuntut perubahan budaya dan pemahaman menyeluruh.

{{caption}}
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional dan Pendekatan Menyeluruh

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menekankan bahwa penyelesaian Konflik Papua memerlukan keputusan politik tingkat nasional dan pendekatan menyeluruh untuk mengatasi akar masalah.

{{caption}}
Komnas HAM Angkat Bicara, Kritik Pernyataan Pigai soal Tim Asesor

Komnas HAM memberikan tanggapan terhadap pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai mengenai rencana pembentukan tim asesor yang akan melibatkan aktivis HAM.

{{caption}}
Sidang Kasus Penyiraman Air Keras, Hakim Minta Korban Andrie Yunus Hadir

Hakim menilai keterangan Andrie diperlukan guna mengungkap dugaan teror yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

{{caption}}
Sidang Penyerangan Air Keras Andrie Yunus, Ahli Beberkan Kondisi Psikologis Para Terdakwa

Dalam persidangan tersebut, Agus memberikan keterangan berdasarkan kapasitas keilmuannya.

{{caption}}
Sidang Penyerangan Air Keras, Hakim Buka Opsi Datangi Andrie Yunus di Rumah Sakit

Alasan medis yang membuatnya tak dapat hadir langsung di persidangan mendorong hakim mencari alternatif agar tetap bisa memperoleh keterangan dari korban.

{{caption}}
Hari Ini, Sidang Perdana Kasus Air Keras Andrie Yunus Digelar di Pengadilan Militer Jakarta

Mereka adalah Kolonel Chk Fredy Ferdian sebagai hakim ketua, didampingi dua hakim anggota Letnan Kolonel Kum Irwan Tasri dan Mayor Laut (H) M. Zainal Abidin.

{{caption}}
Tak Percaya, KontraS Ogah Hadir di Sidang Pengadilan Militer Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Sidang perdana perkara tersebut dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Rabu, 29 April 2026.

{{caption}}
KontraS Tegas Tolak Sidang Peradilan Militer Kasus Andrie Yunus

Meski jadwal sudah ditentukan, ia menekankan adanya ketidakpercayaan yang mendalam terhadap forum tersebut untuk menuntaskan kasus secara adil.