Dipicu Adu Mulut, Siswa SMA Tikam Mahasiswa hingga Tewas di Prabumulih
Pelaku sudah ditangkap polisi dan mengakui perbuatannya.
Seorang mahasiswa, PG (22), di Prabumulih, Sumatera Selatan, tewas dengan luka tusuk di punggung. Ironisnya pelaku masih berstatus siswa SMA yang ditangkap polisi.
Peristiwa itu bermula saat korban bersama rekannya melintas bersama temannya di Jalan Jenderal Sudirman, Prabumulih, Sumatera Selatan, Sabtu (2/8) malam. Mereka dihentikan beberapa pemuda tak dikenal dan membentaknya.
Bentakan itu membuat korban tak terima dan terjadilah adu mulut antara kedua kelompok. Pelaku WA (17) menikam korban dari belakang hingga terkapar.
Korban dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong lagi. Malam itu juga keluarga melapor ke polisi.
Motif salah paham
Dari penyelidikan, polisi mendapati identitas pelaku. Petugas bergerak dan melakukan penggerebekan di rumahnya hingga ditangkap tanpa perlawanan.
"Tersangka sudah kami amankan, dia mengakui yang menikam korban," ungkap Kasatreskrim Polres Prabumulih AKP Tiyan Talingga, Senin (4/8).
Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pelaku lain termasuk motifnya. Untuk sementara, tersangka berdalih hanya dia sendiri yang menusuk korban.
"Motifnya salah paham di jalanan," kata Tiyan.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 351 Ayat (3) tentang penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia dengan ancaman 15 tahun penjara.
Barang bukti yang disita polisi yaitu jaket hodie warna hitam, baju singlet hitam, dan celana jeans hitam yang dikenakan tersangka saat melakukan aksi kejahatan.