Evakuasi KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, KAI Pastikan Selesai Hari ini
Manajemen KAI Commuter menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memindahkan rangkaian kereta dari jalur, agar operasional dapat kembali normal.
Layanan perjalanan KRL Commuter Line dari dan menuju Stasiun Cikarang mengalami gangguan total pada Selasa (28/4). Kondisi ini terjadi akibat proses evakuasi rangkaian KRL yang masih berlangsung di kawasan Stasiun Bekasi Timur.
Manajemen KAI Commuter menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memindahkan rangkaian kereta dari jalur, agar operasional dapat kembali normal. Selama proses tersebut, perjalanan kereta di lintas ini harus mengalami penyesuaian signifikan demi menjaga keselamatan penumpang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa tim teknis masih terus bekerja di lapangan untuk mempercepat proses evakuasi.
"Jadi dapat kami sampaikan bahwa proses evakuasi saat ini di Stasiun Bekasi Timur untuk unit KRL masih berlangsung," ujar Karina dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta, Selasa (28/4).
Perjalanan Dibatasi Hanya Sampai Bekasi
Karena jalur di Bekasi Timur belum aman dilalui, KAI Commuter terpaksa menghentikan sementara layanan menuju Stasiun Cikarang. Penumpang hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi.
"Sehingga dengan proses evakuasi yang masih terus berjalan ini, untuk layanan Commuter Line menuju dan dari Stasiun Cikarang saat ini masih belum kita layani. Sehingga untuk pengguna yang akan menuju ke Stasiun Cikarang ini hanya akan kami layani sampai dengan Stasiun Bekasi," tutur Karina.
Petugas di stasiun juga terus memberikan informasi terbaru kepada penumpang terkait kondisi perjalanan.
Target Normalisasi Secepatnya
KAI Commuter menargetkan proses evakuasi dapat segera rampung dalam waktu dekat. Tim gabungan dari PT Kereta Api Indonesia dan KAI Commuter telah dikerahkan penuh di lokasi.
"Jadi kami targetkan ini dapat selesai sesegera mungkin, sehingga nanti dari PT KAI bersama KAI Commuter kami akan segera melakukan normalisasi untuk layanan Commuter Line sampai dengan Cikarang," tegasnya.
Meski evakuasi nantinya selesai, jalur tidak akan langsung dibuka untuk operasional. Pihak terkait akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rel dan infrastruktur pendukung, termasuk kabel aliran listrik atas.
Langkah ini penting untuk memastikan keamanan perjalanan sebelum kereta kembali melintas secara normal.
"Jadi segera setelah proses evakuasi terhadap unit KRL ini selesai dilaksanakan, maka dari KAI maupun KAI Commuter akan melakukan pengecekan aspek safety-nya baik dari khususnya di sisi prasarana atau infrastruktur untuk menunjang keamanan perjalanan kereta api," pungkasnya.