Seorang anak berdoa usai meletakkan karangan bunga di dekat pintu masuk peron di Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/04/2026). (Kapanlagi.com/ Budy Santoso)
ADVERTISEMENT
Karangan bunga dan pesan belasungkawa berjajar di salah satu titik Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/4). Pemandangan tersebut hadir di tengah aktivitas penumpang yang mulai berangsur normal setelah kecelakaan kereta yang terjadi pada Senin (27/4) lalu.
Deretan bunga itu menjadi simbol duka atas 16 korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara kereta api Argo Bromo dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Kehadiran karangan bunga juga mencerminkan empati masyarakat terhadap para korban dan keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi pengingat atas peristiwa yang mengguncang transportasi perkeretaapian.
Seorang anak meletakkan karangan bunga di dekat pintu masuk peron di Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/04/2026). Kapanlagi.com/ Budy SantosoWarga meletakkan karangan bunga di dekat pintu masuk peron di Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/04/2026). Kapanlagi.com/ Budy SantosoWarga melihat karangan bunga di dekat pintu masuk peron di Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/04/2026). Kapanlagi.com/ Budy SantosoWarga memotret karangan bunga di dekat pintu masuk peron di Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/04/2026). Kapanlagi.com/ Budy SantosoKarangan bunga di dekat pintu masuk peron di Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/04/2026). Kapanlagi.com/ Budy SantosoWarga menagis melihat karangan bunga bunga di dekat pintu masuk peron di Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/04/2026). Kapanlagi.com/ Budy SantosoSeorang anak berdoa usai meletakkan karangan bunga di dekat pintu masuk peron di Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/04/2026). Kapanlagi.com/ Budy Santoso
Pemasangan dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta dan pengendara.
Berdasarkan catatan merdeka.com, sejumlah kecelakaan kereta api juga pernah terjadi di Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya telah menelan ratusan jiwa.
Polda Metro Jaya juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga pascakejadian tersebut untuk segera mendatangi RS Polri Kramat Jati.
Proses evakuasi terhadap para korban masih terus dilakukan hingga saat ini. Selain itu, KAI juga melakukan penyesuaian terhadap pola operasi perjalanan KRL.
PT KAI menyampaikan duka mendalam atas insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan empat penumpang, sementara proses evakuasi korban Tabrakan Kereta Bekasi masih berlangsung. Simak detail penanganan dan dampaknya.
Insiden Kecelakaan KRL Bekasi Timur pada Senin malam menyebabkan empat korban jiwa dan puluhan luka-luka. Basarnas dan tim gabungan berjibaku mengevakuasi korban terhimpit di Stasiun Bekasi Timur.