Rangkaian buket bunga berjajar di salah satu titik yang ada di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (1/5).
Rangkaian buket bunga diletakkan masyarakat yang sengaja datang untuk memberikan penghormatan kepada 16 korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Pemandangan ini sekaligus mewarnai aktivitas penumpang di Stasiun Bekasi Timur yang mulai berangsur normal pascakecelakaan kereta yang terjadi pada Senin (27/4).
Beragam jenis bunga mulai dari mawar hingga krisan nampak tersusun rapi di lantai dan di atas sebuah meja. Selain itu, ada pula buket bunga yang dilengkapi kartu ucapan serta kertas berisi doa-doa hasil tulisan tangan yang diselipkan di antara rangkaian bunga.
Di antara tumpukan rangkaian buket bunga, satu figura foto yang menampilkan wajah 16 korban meninggal dunia juga dipajang.
Suasana haru pun meliputi peletakan bunga oleh masyarakat. Beberapa di antaranya nampak tak kuasa menahan tangis sembari memanjatkan doa bagi korban.
Siti Nurkhalifah, misalnya sengaja datang dari Babelan, Bekasi untuk ikut meletakkan buket bunga bagi korban. Kendati tak mengenal satu pun korban meninggal dunia, Siti mengaku sedih dengan kejadian nahas yang merenggut nyawa 16 korban.
"Kalau untuk korban sebenarnya tidak ada yang kenal, cuma merasa sedih saja begitu. Setiap videonya lewat di media sosial atau berita bawaannya ingin menangis," kata Siti.
Advertisement
Siti bilang, sebagai sesama pekerja yang kerap pulang pergi naik kereta, kesedihan mendalam dirasakannya saat tahu banyak korban jiwa dalam insiden kecelakaan kereta. Ia menyatakan, pemberian buket bunga itu sebagai bentuk empati dan penghormatannya untuk para korban.
"Soalnya saya kan juga pekerja, jadi bawaannya sedih begitu. Harusnya orang pulang kerja pulangnya ke rumah, malah ke pangkuan Allah," ucap Siti.
Advertisement
Selain meletakkan buket bunga, tak lupa Siti juga mengirimkan doa untuk seluruh korban jiwa dan keluarga yang ditinggalkan. Dia berharap belasan korban meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi sang pencipta.
"Saya kirim Al-Fatihah saja, semoga ditempatkan di surganya Allah, dilapangkan kuburnya, semoga keluarganya juga ditabahkan dan diganti berkali-kali lipat untuk rezeki yang sudah terhenti," katanya.