Update Terkini Harga Pangan Strategis: Telur Ayam dan Bawang Merah Stabil Tinggi di Sabtu Pagi
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan strategis, menunjukkan telur ayam dan bawang merah tetap tinggi pada Sabtu pagi. Simak rinciannya!
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola oleh Bank Indonesia, kembali merilis data terkini mengenai harga komoditas pangan. Laporan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang fluktuasi harga di tingkat pedagang eceran secara nasional pada Sabtu pagi, 27 Juni 2026. Informasi ini krusial untuk memantau stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
Berdasarkan data PIHPS, harga telur ayam ras tercatat Rp29.750 per kilogram, sementara bawang merah mencapai Rp50.950 per kilogram. Data ini dilansir di Jakarta pada pukul 08.56 WIB, menunjukkan bahwa harga kedua komoditas penting ini masih berada di level tinggi. Kondisi harga ini menjadi perhatian utama bagi konsumen dan pemerintah.
Selain telur dan bawang merah, PIHPS juga merinci harga berbagai kebutuhan pokok lainnya yang menjadi bagian dari keranjang pangan masyarakat. Informasi harga pangan strategis ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam menghadapi dinamika pasar. PIHPS Nasional dikelola oleh Bank Indonesia untuk menyediakan akses informasi harga pangan terkini bagi masyarakat.
Fluktuasi Harga Telur, Bawang, dan Bumbu Dapur Lainnya
Harga telur ayam ras pada Sabtu pagi ini berada di level Rp29.750 per kilogram, mencerminkan kondisi pasar dan ketersediaan pasokan. Angka ini konsisten dengan laporan sebelumnya yang menunjukkan stabilitas harga pada level tersebut. Pemantauan harga telur ayam ras sangat penting mengingat perannya sebagai sumber protein utama.
Bawang merah juga menunjukkan harga yang signifikan, yakni Rp50.950 per kilogram, sebuah angka yang serupa dengan laporan hari sebelumnya. Fluktuasi harga bawang merah seringkali dipengaruhi oleh faktor musim panen, biaya distribusi, dan permintaan pasar. Kondisi ini menuntut perhatian lebih dari pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga pangan strategis.
PIHPS Nasional turut mencatat harga bawang putih di angka Rp43.600 per kilogram. Harga ini juga terpantau stabil dibandingkan hari sebelumnya. Meskipun lebih rendah dari bawang merah, bawang putih tetap menjadi salah satu indikator penting dalam keranjang belanja rumah tangga.
Dinamika Harga Beras dan Berbagai Jenis Cabai
Sektor beras menunjukkan variasi harga berdasarkan kualitasnya di tingkat pedagang eceran nasional. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing tercatat Rp14.600 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium I dihargai Rp16.300 per kilogram dan medium II Rp16.100 per kilogram.
Untuk beras kualitas super, PIHPS melaporkan harga super I sebesar Rp17.600 per kilogram dan super II Rp17.100 per kilogram. Perbedaan harga ini mencerminkan preferensi konsumen dan ketersediaan jenis beras di pasaran. Stabilitas harga beras sangat vital mengingat perannya sebagai makanan pokok utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia.
Komoditas cabai juga menunjukkan harga yang bervariasi signifikan. Cabai merah besar mencapai Rp53.100 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp53.500 per kilogram. Cabai rawit hijau tercatat Rp51.900 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah menjadi yang tertinggi di Rp69.750 per kilogram. Harga cabai rawit merah ini juga terpantau konsisten dengan laporan pada Jumat sebelumnya.
Perkembangan Harga Daging, Gula, dan Minyak Goreng
Pada kategori daging, daging ayam ras segar dibanderol Rp37.200 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I mencapai Rp149.200 per kilogram dan kualitas II di harga Rp140.200 per kilogram. Harga daging sapi yang tinggi seringkali menjadi beban bagi rumah tangga dan sektor kuliner.
Komoditas gula juga memiliki dua kategori harga yang berbeda. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di angka Rp19.750 per kilogram. Ketersediaan dan harga gula pasir sangat penting untuk kebutuhan rumah tangga dan industri makanan.
Terakhir, harga minyak goreng menunjukkan beberapa variasi. Minyak goreng curah tercatat Rp20.550 per liter. Untuk minyak goreng kemasan, merek I dihargai Rp24.200 per liter dan merek II Rp23.350 per liter. Fluktuasi harga minyak goreng juga menjadi perhatian penting bagi konsumen di seluruh wilayah.
Sumber: AntaraNews