Terlibat Duel, Mahasiswa asal Papua di Yogyakarta Tewas Alami Luka Tusuk di Dada
Rita menceritakan kejadian bermula saat korban AG berboncengan dengan temannya di Gang Puntodewo sekitar pukul 08.00 WIB.
Seorang mahasiswa asal Papua yang sedang menempuh studi di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian dada. Korban berinisial AG (20) warga Paniai, Papua Tengah ini sebelumnya sempat duel dengan seorang temannya.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan insiden duel ini terjadi di Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY pada Sabtu (17/1). Rita menceritakan kejadian bermula saat korban AG berboncengan dengan temannya di Gang Puntodewo sekitar pukul 08.00 WIB.
"Ada dua orang Papua berboncengan sepeda motor dalam keadaan mabuk. Keduanya melaju dari arah selatan menuju ke utara. Korban dan pelaku ini berboncengan bareng satu sepeda motor," kata Rita, Minggu (18/1).
Sesampainya di Gang Puntodewo, kata Rita, sepeda motor itu tiba-tiba menabrak sebuah pohon Tanjung berukuran kecil. Usai menabrak pohon, lanjut Rita, korban dan pelaku kemudian terlibat perkelahian.
"Sepeda motornya menabrak pohon. Keduanya lalu jatuh. Kemudian keduanya terlibat perkelahian. Korban dipukuli oleh pelaku kemudian ditusuk dadanya dengan senjata tajam," urai Rita.
Rita membeberkan usai menusuk temannya, pelaku ini sempat mengamuk dan mengacungkan senjata tajam ke warga. Kemudian pelaku melarikan diri.
"Pelaku sempat mengamuk dan mengacungkan senjata tajam ke warga. Pelaku kemudian melarikan diri dari TKP ke arah utara. Saat itu korban sudah meninggal dunia," tutur Rita.
Warga Lapor Polisi
Usai pelaku melarikan diri, warga kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak Polsek Kasihan. Usai ada laporan ini petugas pun segera datang ke lokasi.
Lebar Luka Tusuk
"Dari pemeriksaan korban mengalami luka tusuk di dada kiri berukuran 2x1 cm. Ada luka juga di pelipis kiri, diduga karena jatuh lukanya," urai Rita.
Saat ini polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga langsung melakukan pengejaran pada pelaku yang identitasnya sudah teridentifikasi.