7 Tusukan Mematikan Pria di Bandung, Bunuh Pacar Mantan Istri Gara-Gara Cemburu
Saat itu, korban sedang berada di kamar kontrakan dengan wanita berinisial L yang merupakan mantan istri dari pelaku.
IS (43) yang membunuh pria berinisial M (40) di Jalan Sandang, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, telah ditangkap oleh polisi. Motif pembunuhan ternyata gara-gara rasa cemburu.
"Motif sakit hati atau cemburu," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, di Satreskrim Polrestabes Bandung pada Selasa (21/4).
Anton menjelaskan peristiwa terjadi pada Kamis (16/4) lalu. Saat itu, korban sedang berada di kamar kontrakan dengan wanita berinisial L yang merupakan mantan istri dari pelaku.
"Cemburu ketika melihat mantan istrinya lagi berada di kamar dengan korban," ucap dia.
Pelaku lalu tiba-tiba masuk ke kamar korban. Melihat mantan istrinya sedang bersama dengan korban, pelaku cemburu dan menegur korban. Korban yang tak terima ditegur lantas memukul pelaku.
Pelaku sempat berupaya menghindar lalu mengambil sebilah pisau dengan maksud menakuti-nakuti korban agar berhenti melayangkan pukulan. Akan tetapi, korban malah semakin membabi buta memukul pelaku hingga pelaku membalas dengan menusuk memakai pisau.
"Korban terus melakukan pemukulan kepada tersangka, hingga kemudian tersangka mengarahkan pisau tersebut kepada korban dan mengenai muka serta badan korban," jelas dia.
Melihat korban tak sadarkan diri bersimbah darah, pelaku langsung melarikan diri bersama mantan istrinya ke wilayah Cirebon. Pelaku akhirnya ditangkap polisi di sana.
"Korban ditusuk sebanyak tujuh tusukan," kata dia.
Jeratan Pasal
Dalam pengungkapan itu, polisi turut menyita barang bukti pisau yang dipakai oleh pelaku untuk membunuh korban. Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 466 ayat 3, Pasal 468 ayat 2, dan Pasal 458 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2023 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.
Penemuan Mayat
Sebelumnya, M ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di Jalan Sandang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, pada Jumat (17/4) dini hari. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah penuh luka bekas bacokan akibat senjata tajam.
Temuan bermula ketika warga mendengar adanya suara keributan dari kontrakan. Kemudian, warga mendatangi kontrakan itu untuk melihat situasi. Di dalam kontrakan, warga melihat korban sudah bersimbah darah.