Fakta Baru Pembunuhan Pengusaha Asal Korsel di Bekasi, Eksekutor Ternyata Kontraktor
Eksekutor berinisial HW ternyata seorang kontraktor terhimpit masalah ekonomi.
Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan pengusaha asal Korea Selatan, Biong Can Sang, di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Eksekutor berinisial HW ternyata seorang kontraktor terhimpit masalah ekonomi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra mengatakan, HW merupakan kenalan SJ, mantan istri korban diduga menjadi otak pembunuhan tersebut. Keduanya saling mengenal dari lingkungan gym.
"Bukan personal trainer. Hanya kenalan dari yang bersangkutan,” kata Jerico kepada wartawan, Rabu (3/6).
Usaha Dimiliki Eksekutor
Menurut dia, HW sebelumnya memiliki sejumlah usaha. Selain bergerak di bidang kontraktor, keluarganya juga mempunyai toko bangunan. Namun kondisi ekonomi pelaku belakangan sedang tak baik.
“Yang bersangkutan dulu punya bisnis. Termasuk orang berada. Cuma situasi ekonominya sedang kurang baik,” ujar Jerico.
Dia menduga kondisi keuangan itulah memicu HW tergiur menerima tawaran pembunuhan dari SJ.
Dari kesepakatan dibuat dengan mantan istri korban, HW dijanjikan bayaran Rp139 juta untuk menghabisi nyawa korban.
Uang tersebut rencananya digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar utang.
“Kebutuhan sehari-hari sama bayar hutang,” kata Jerico.
Kronologi Pembunuhan
Dalam aksi pembunuhan pada 26 Mei 2026, HW menusuk korban berkali-kali sebelum menghantam bagian belakang kepala korban menggunakan barbel hingga tewas.
Jerico memastikan barbel yang dipakai bukan dibawa pelaku dari luar. Alat olahraga itu merupakan milik korban yang berada di lokasi kejadian.
“Itu barbel milik korban. Ada di TKP,” tegas Jerico.