Karangan Bunga Hiasi Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot, Gema Kosgoro: Terima Kasih Bapak Presiden
Tujuh karangan bunga ditempatkan di area dalam kompleks kantor, sementara satu karangan bunga lainnya dipasang di bagian luar gedung.
Deretan karangan bunga mulai menghiasi Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/6) usai peromakan pimpinan BGN. Hingga pukul 10.45 WIB ini tercatat sedikitnya delapan karangan bunga telah terpasang di lingkungan kantor BGN.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tujuh karangan bunga ditempatkan di area dalam kompleks kantor, sementara satu karangan bunga lainnya dipasang di bagian luar gedung. Karangan-karangan bunga tersebut berjajar di sejumlah titik dan menjadi perhatian pegawai maupun tamu yang berada di sekitar kantor.
Salah satu karangan bunga yang paling mencolok berada di dekat papan nama Badan Gizi Nasional. Karangan bunga itu berisi ucapan dari Gema Kosgoro yang menyinggung pergantian pimpinan di tubuh BGN sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena sudah merombak pejabat BGN.
"Terimakasih Bapak Presiden atas dipecatnya Dadan-Sony-Lodewyk. Selamat Bertugas Pimpinan BGN yang Baru," demikian bunyi tulisan yang tertera pada karangan bunga tersebut.
Tak hanya itu, karangan bunga dari instansi pemerintah yakni badan usaha milik negara (BUMN) meliputi Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) turut mejeng di kantor BGN.
Aktivitas Kantor BGN Belum Berjalan Normal
Selain dipenuhi karangan bunga, aktivitas di kantor BGN pada Rabu pagi juga belum berjalan normal. Sejumlah pegawai terlihat menunggu di luar gedung dan area lobi kantor, sementara akses menuju ruang kerja dibatasi.
Pengamanan di lingkungan kantor juga tampak diperketat. Sejumlah petugas keamanan berjaga di area pintu masuk dan halaman gedung. Beberapa personel TNI berseragam lengkap juga terlihat berada di lokasi.
Karangan bunga yang berdatangan itu muncul setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan pimpinan Badan Gizi Nasional. Presiden mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana serta memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Letjen (Purn.) Lodewyk Pusung dan Irjen (Purn.) Sony Sonjaya.
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi Wakil Kepala BGN kini diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.