Gelap Mata, Pria di Bandung Tusuk Adik Ipar 8 Kali di Dada hingga Tembus Paru-Paru Langsung Dijerat Pembunuhan Berencana
Pelaku lalu merasa dipersulit untuk bertemu anaknya dan menilai adik iparnya ikut campur.
Seorang pria berinisial CMM (30) ditangkap oleh polisi usai membunuh adik iparnya yang berinisial NNT (26). Peristiwa itu terjadi di Jalan Sekelimus Tengah, Bandung Kidul, Kota Bandung, pada Sabtu (9/5) lalu.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menjelaskan kasus bermula saat pelaku bermasalah dengan istrinya hingga hendak bercerai. Pelaku lalu merasa dipersulit untuk bertemu anaknya dan menilai adik iparnya ikut campur.
"Di situ terjadi permasalahan ya, percekcokan, yang memang hubungan antara pelaku dengan korban ini adalah kakak ipar dan adik ipar ya," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, di Polrestabes Bandung, pada Jumat (15/5).
Tak senang adik iparnya ikut campur, pelaku kemudian mencari keberadaan korban hingga bertemu di Jalan Sekelimus Tengah. Pelaku pun langsung menusuk korban di dalam mobil berulangkali. Total, terdapat delapan tusukan yang bersarang di tubuh korban.
"Delapan (tusukan)" ucap dia.
Korban sempat dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong. Luka tusuk yang bersarang pada bagian dada korban terlalu parah. Hal itu didasarkan atas hasil autopsi yang dilakukan di rumah sakit.
"Jadi, dari hasil autopsi ada satu luka yang di tubuh korban ya, yang di bagian dada yang menembus ke paru yang menyebabkan korban meninggal dunia," ucap dia.
Barang Bukti Disita
Dalam pengungkapan itu, kata Anton, polisi menyita barang bukti berupa pisau yang dipakai oleh pelaku untuk menusuk hingga pakaian yang dikenakan korban. Adapun akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal penjara 20 tahun atau seumur hidup.
Alasan Polisi Jerat Pembunuhan Berencana
"Kenapa dikenakan berencana? Karena pelaku sudah menyiapkan. Sudah menyiapkan beberapa tindakan ya yang memang niatnya adalah untuk menghabisi nyawa dari korban dibuktikan dengan dia mengikuti korban kemudian dia memang membawa pisau ya yang sudah dia bawa," kata dia.