Libur Panjang Whoosh: KCIC Prediksi Lonjakan Penumpang 15 Persen
PT KCIC memprediksi lonjakan volume penumpang Whoosh hingga 15 persen saat momen libur panjang Hari Waisak dan Hari Lahir Pancasila. Minat masyarakat terhadap Libur Panjang Whoosh sangat tinggi.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi adanya peningkatan signifikan pada volume harian penumpang Whoosh. Kenaikan ini diperkirakan mencapai 15 persen selama momen libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Hari Waisak dan Hari Lahir Pancasila. Peningkatan mobilitas masyarakat ini menunjukkan tingginya antusiasme untuk memanfaatkan kereta cepat sebagai moda transportasi pilihan.
General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa penjualan tiket Whoosh telah mencapai sekitar 12 ribu tiket. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat hingga sekitar 20 ribu penumpang selama periode libur tersebut. Peningkatan ini merupakan sinyal positif bagi operasional Whoosh dalam melayani kebutuhan perjalanan masyarakat.
Tingginya minat perjalanan ini juga tercermin dari tingkat okupansi yang mencapai di atas 80 persen untuk keberangkatan dari Stasiun Halim. Khususnya pada jam-jam sibuk mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, rute dari Jakarta menuju Bandung menjadi yang paling diminati. Mayoritas penumpang memanfaatkan Whoosh untuk tujuan berlibur, menunjukkan peran penting kereta cepat dalam mendukung sektor pariwisata.
Peningkatan Volume Penumpang Whoosh Saat Libur Panjang
Momen libur panjang yang menggabungkan Hari Waisak pada 31 Mei dan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 menjadi pemicu utama lonjakan penumpang Whoosh. PT KCIC memperkirakan volume harian penumpang akan naik sekitar 15 persen dibandingkan hari biasa, mencapai sekitar 20 ribu penumpang. Prediksi ini didasarkan pada data penjualan tiket yang sudah mencapai 12 ribu, menunjukkan respons positif dari masyarakat.
Eva Chairunisa menjelaskan bahwa tingginya minat perjalanan ini didominasi oleh rute dari Jakarta menuju Bandung. Banyak masyarakat memilih Whoosh untuk menghabiskan waktu libur mereka di Bandung, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata populer. Okupansi yang tinggi, terutama pada keberangkatan pagi hari dari Stasiun Halim, mengindikasikan preferensi penumpang untuk memulai perjalanan lebih awal.
Peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang ini tidak lepas dari berbagai layanan dan fasilitas yang disediakan oleh KCIC. Baik di stasiun maupun di dalam kereta Whoosh, fasilitas pendukung dirancang untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan penumpang. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi calon penumpang yang mencari pengalaman perjalanan yang efisien dan nyaman.
Fasilitas Pendukung dan Imbauan Keamanan Whoosh
Untuk menunjang kebutuhan perjalanan penumpang, Whoosh menyediakan beragam fasilitas pendukung. Salah satu fasilitas yang sangat membantu adalah layanan pengisian daya atau stop kontak. Fasilitas ini tersedia di area ruang tunggu stasiun dan juga di dalam gerbong kereta, memungkinkan penumpang untuk mengisi daya perangkat elektronik pribadi mereka selama perjalanan.
Meskipun demikian, KCIC juga mengingatkan para penumpang mengenai pentingnya penggunaan fasilitas ini secara bijak dan aman. Penumpang diimbau untuk tidak menggunakan terminal listrik tambahan, perangkat berdaya besar, atau perangkat modifikasi. Penggunaan yang tidak sesuai standar berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan bersama, serta dapat merusak fasilitas yang ada.
Selain itu, penumpang diminta untuk tidak memaksa mencabut atau melepas perangkat dari stop kontak. Penting juga untuk tidak meninggalkan perangkat elektronik yang sedang diisi daya tanpa pengawasan. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah risiko kebakaran atau kerusakan perangkat, sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan Whoosh.
Fasilitas stop kontak ini disediakan semata-mata untuk mendukung kebutuhan perangkat pribadi penumpang selama perjalanan. Dengan mematuhi pedoman penggunaan yang telah ditetapkan, penumpang dapat menikmati perjalanan dengan Whoosh secara optimal dan aman. KCIC berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan demi kenyamanan seluruh pengguna kereta cepat.
Sumber: AntaraNews