KCIC Prediksi Peningkatan Penumpang Whoosh Lebaran 2026 Capai 30 Persen
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memproyeksikan adanya peningkatan signifikan pada volume harian penumpang Whoosh Lebaran 2026, diprediksi naik hingga 30 persen dari hari normal, menunjukkan tingginya minat masyarakat.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memperkirakan lonjakan volume harian penumpang Whoosh akan mencapai 25 hingga 30 persen selama momen Lebaran 2026. Peningkatan ini jauh melampaui angka penumpang pada hari normal yang berkisar antara 16 ribu hingga 18 ribu orang. Prediksi ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi dalam menggunakan Whoosh sebagai pilihan transportasi utama selama periode libur panjang.
General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa kenaikan ini merupakan indikasi positif terhadap layanan kereta cepat. Menurutnya, Whoosh terus menjadi moda transportasi favorit bagi banyak orang untuk perjalanan jarak menengah. Lonjakan penumpang ini diperkirakan akan tersebar selama masa angkutan Lebaran, dengan puncak tertentu yang telah diantisipasi.
Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi pada H-1 Lebaran, yaitu tanggal 20 Maret 2026. Sementara itu, peningkatan volume penumpang sudah mulai terlihat sejak tanggal 17 Maret 2026. KCIC telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan ini demi memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan para penumpang.
Proyeksi Kenaikan Harian dan Puncak Arus Mudik Whoosh
PT KCIC memprediksi volume harian penumpang Whoosh akan mengalami peningkatan signifikan selama momen Lebaran 2026. Kenaikan ini diperkirakan mencapai 25 persen dibandingkan hari normal, bahkan bisa menyentuh angka 30 persen. Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary PT KCIC, menyatakan bahwa lonjakan ini berbeda dengan hari normal yang biasanya melayani 16 ribu hingga 18 ribu penumpang, atau sekitar 20 ribu penumpang pada akhir pekan.
Peningkatan volume penumpang ini diperkirakan mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan akan terus meningkat hingga mendekati Lebaran. Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi pada H-1 Lebaran, yakni tanggal 20 Maret 2026. KCIC telah mempersiapkan diri untuk menghadapi periode padat ini dengan perencanaan matang.
Data dari Lebaran tahun sebelumnya juga menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Pada Lebaran 2025, tercatat sekitar 290 ribu penumpang menggunakan Whoosh. Angka ini diproyeksikan akan meningkat menjadi sekitar 301 ribu penumpang pada Lebaran 2026.
Antusiasme Masyarakat Terhadap Transportasi Whoosh
Peningkatan jumlah penumpang Whoosh yang diprediksi KCIC menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat. Kereta cepat ini menjadi pilihan utama untuk perjalanan selama periode libur Lebaran. Kemudahan dan kecepatan menjadi faktor penentu bagi banyak orang dalam memilih Whoosh.
Eva Chairunisa menegaskan bahwa tingginya minat ini merupakan bukti bahwa Whoosh telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Layanan yang efisien dan nyaman menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini juga sejalan dengan upaya KCIC untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi penumpang.
KCIC terus berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi para penumpang, terutama di momen-momen krusial seperti Lebaran. Kesiapan operasional dan fasilitas menjadi prioritas utama. Dengan demikian, Whoosh diharapkan dapat terus menjadi solusi transportasi yang diandalkan masyarakat Indonesia.
Sumber: AntaraNews