Penjualan Tiket Whoosh Lebaran Tembus 145 Ribu, KCIC Perketat Keamanan
Penjualan Tiket Whoosh Lebaran 2026 melonjak signifikan hingga 145 ribu, menandakan tingginya minat masyarakat. KCIC siapkan langkah antisipasi untuk kenyamanan penumpang.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan signifikan dalam penjualan tiket Whoosh menjelang periode libur Idulfitri 2026. Sekretaris Perusahaan KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa penjualan tiket mencapai 145.000. Angka ini menunjukkan lonjakan permintaan yang luar biasa dibandingkan hari-hari biasa.
Data penjualan tersebut terakumulasi hingga Jumat, 20 Maret 2026, pukul 08.00 WIB, untuk periode keberangkatan 13 hingga 30 Maret 2026. KCIC terus memantau tren ini dan telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Peningkatan ini menjadi indikator kuat bahwa Whoosh semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik Lebaran. KCIC mengimbau calon penumpang untuk segera mengamankan tiket mereka melalui saluran resmi.
Peningkatan Penjualan Tiket Whoosh Jelang Lebaran
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan bahwa total tiket Whoosh yang terjual telah mencapai sekitar 145.000 untuk periode 13 hingga 30 Maret 2026. Angka ini mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat dalam menggunakan layanan kereta cepat untuk perjalanan libur Idulfitri.
Pada hari Jumat, 20 Maret 2026 saja, KCIC berhasil menjual 10.000 tiket Whoosh, dengan proyeksi peningkatan hingga 18.000 tiket dalam satu hari. Tren positif ini menunjukkan bahwa Whoosh menjadi moda transportasi favorit bagi banyak orang.
Lonjakan Penjualan Tiket Whoosh ini menegaskan peran penting kereta cepat dalam mendukung mobilitas masyarakat selama masa liburan. KCIC terus berupaya memenuhi permintaan yang meningkat ini dengan pelayanan terbaik.
Langkah Antisipasi KCIC untuk Kenyamanan Penumpang
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang Whoosh, KCIC telah memperkuat sistem keamanan di setiap stasiun kereta cepat. Sebanyak 551 personel gabungan telah dikerahkan, terdiri dari petugas keamanan KCIC, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Selain itu, KCIC juga menempatkan 309 petugas posko internal di seluruh stasiun Whoosh, Posko Pusat Kementerian Perhubungan, serta berbagai area kerja operasional Whoosh. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Pengerahan personel tambahan ini merupakan bagian dari komitmen KCIC untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna Whoosh. KCIC senantiasa memprioritaskan keselamatan operasional.
Pentingnya Memesan Tiket Melalui Saluran Resmi
KCIC mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket Whoosh melalui saluran resmi guna mendapatkan pelayanan maksimal dan mengamankan jadwal perjalanan yang diinginkan. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh, situs web ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra.
Aplikasi mitra yang tersedia meliputi Access by KAI, Livin' by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com. Memesan melalui platform resmi menjamin validitas tiket dan kemudahan akses informasi.
Dengan memesan jauh-jauh hari, calon penumpang dapat memilih jadwal yang paling sesuai dengan rencana perjalanan mereka. KCIC berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses tiket bagi seluruh masyarakat.
Sumber: AntaraNews