Hadapi El Nino Godzilla, Mentan Sampaikan Kondisi Stok Pangan kepada Prabowo
El Niño Godzilla diperkirakan akan terjadi pada bulan Agustus hingga September tahun 2026 mendatang.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman telah mempersiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mengatasi dampak dari fenomena El Nino Godzilla yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Agustus hingga September 2026. Fenomena ini berpotensi menyebabkan kekeringan yang berkepanjangan, krisis air bersih, serta ancaman terhadap sektor pangan.
"Jadi dampak El Nino Godzilla sebagaimana disampaikan oleh BMKG, Insya Allah itu bisa kita mitigasi risikonya," ungkap Amran usai melakukan rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026.
Amran juga melaporkan kepada Prabowo mengenai kondisi stok beras nasional yang aman dalam menghadapi El Nino Godzilla. Ia menjelaskan bahwa cadangan beras nasional dapat mencukupi kebutuhan selama 11 bulan ke depan.
"Kami laporkan bahwasanya stok kita per hari ini, ini bulan Juni, itu berada pada sekitar 5,2 juta ton sampai dengan hari ini. Dan itu stok kita aman. Kemudian standing crop kurang lebih 10-11 juta ton hitungan estimasi kita," jelasnya.
Selain itu, beras yang tersedia di hotel, rumah, dan restoran diperkirakan mencapai 12,5 juta ton, yang menunjukkan bahwa dengan cadangan ini, kebutuhan dapat terpenuhi selama 10 hingga 11 bulan ke depan.
Amran menambahkan, "Kalau anggaplah yang terendah adalah 10 bulan ke depan, artinya sampai dengan bulan April. Juli sampai April itu 10 bulan ke depan. Itu cukup, sedangkan bulan Maret itu sudah panen puncak." Penjelasan ini menunjukkan kesiapan pemerintah dalam menghadapi tantangan yang mungkin timbul akibat fenomena cuaca ekstrem tersebut, serta upaya untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga.
Mitigasi yang Dilakukan oleh Kementerian Pertanian
Kementerian Pertanian (Kementan) telah melaksanakan pembangunan berbagai infrastruktur pertanian, seperti embung, irigasi pompa, sumur dalam, dan sistem pompanisasi. Selain itu, Kementan juga melakukan optimalisasi lahan rawa, yang memungkinkan petani untuk melakukan panen hingga tiga kali dalam satu tahun.
Amran Sulaiman, selaku pejabat Kementan, menyatakan, "Kemudian cetak sawah kita lanjutkan. Ini semua bisa memitigasi risiko (El Nino Godzilla). Sekali lagi Insya Allah untuk pangan aman."
Amran menegaskan presiden telah memerintahkan agar langkah-langkah mitigasi tersebut segera ditindaklanjuti. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak dari fenomena El Nino Godzilla.
"Beliau memberikan arahan, memberikan petunjuk, ditindaklanjuti, diwaspadai El Nino Godzilla," tutur Amran.