Polda Riau Ungkap Rencana Keji Pelaku Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumbai

Terungkap fakta mengejutkan di balik kasus pencurian disertai pembunuhan di Rumbai, Pekanbaru. Pelaku ternyata sempat merencanakan pembunuhan satu keluarga sebelum akhirnya hanya korban Dumaris Boru Sitio yang menjadi sasaran aksi sadis tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Riau Ungkap Rencana Keji Pelaku Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumbai
Terungkap fakta mengejutkan di balik kasus pencurian disertai pembunuhan di Rumbai, Pekanbaru. Pelaku ternyata sempat merencanakan pembunuhan satu keluarga sebelum akhirnya hanya korban Dumaris Boru Sitio yang menjadi sasaran aksi sadis tersebut. (AntaraNews)

Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau berhasil mengungkap motif di balik kasus pencurian disertai pembunuhan yang menimpa Dumaris Boru Sitio di Rumbai, Kota Pekanbaru. Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu (29/4), dengan para pelaku yang berjumlah empat orang, termasuk menantu korban, telah diamankan.

Awalnya, para pelaku hanya berniat melakukan pencurian, namun niat jahat tersebut berkembang menjadi rencana pembunuhan satu keluarga. Beruntung, saat melancarkan aksinya, hanya korban Dumaris Boru Sitio yang berada di rumah, sementara suami dan anak-anaknya tidak berada di lokasi.

Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah serangkaian penyelidikan intensif oleh aparat gabungan Polresta Pekanbaru dan Polda Riau. Konferensi pers terkait pengungkapan kasus ini digelar pada Minggu (3/5/2026) di Pekanbaru.

Rencana Awal dan Modus Operandi Pelaku

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Hasyim, menjelaskan bahwa rencana awal para pelaku adalah pencurian. Namun, dalam perjalanan menuju Pekanbaru, rencana tersebut berubah menjadi niat untuk membunuh empat orang yang ada di rumah, yakni pasangan suami istri dan dua anaknya.

Sebelum melancarkan aksi keji tersebut, para pelaku telah beberapa kali melakukan survei di rumah korban. Bahkan, mereka pernah melakukan pencurian di rumah yang sama pada 8 April 2026, berhasil membawa kabur uang sekitar Rp4 juta.

Pelaku utama, yang diketahui berinisial AFT, merupakan menantu korban dan memiliki hubungan keluarga dekat dengan Dumaris Boru Sitio. AFT sempat tinggal bersama korban sebelum akhirnya meninggalkan rumah pada tahun 2023. Motif di balik aksi ini tidak hanya untuk menguras harta korban, melainkan juga didasari dendam pribadi atau sakit hati.

Kronologi Aksi Sadis di Rumbai

Pada hari kejadian, Rabu (29/4), para pelaku mendapati hanya Dumaris Boru Sitio yang berada di rumah di Jalan Kurnia II, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai. Suami korban dan anak-anaknya sedang tidak berada di lokasi saat para pelaku melancarkan aksinya.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku memukul korban menggunakan benda tumpul yang telah dipersiapkan sebelumnya, seperti balok kayu, hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Setelah korban tidak berdaya, tubuhnya kemudian diseret ke kamar mandi.

Polisi juga masih mendalami dugaan adanya pengaruh obat-obatan terlarang yang mungkin membuat para pelaku nekat melakukan tindakan sadis tersebut. Dugaan ini menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta di balik kasus pencurian disertai pembunuhan ini.

Penyelidikan dan Penangkapan Cepat Tersangka

Usai melancarkan aksinya, keempat pelaku berusaha melarikan diri dari Pekanbaru. Mereka sempat singgah di sebuah tempat hiburan di wilayah Sumatera Utara, dan bahkan ada yang melarikan diri hingga ke Aceh.

Namun, pelarian para tersangka tidak berlangsung lama berkat kerja cepat aparat kepolisian. Selang beberapa hari setelah kejadian, tim gabungan dari Polresta Pekanbaru dan Polda Riau berhasil menangkap keempat tersangka di lokasi persembunyian mereka.

Penangkapan ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam mengungkap kasus kriminalitas dan memberikan keadilan bagi korban. Proses hukum lebih lanjut akan dilakukan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan para pelaku pencurian disertai pembunuhan ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi