Sebuah insiden pembacokan yang melibatkan pelajar kembali mengguncang kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kejadian mengerikan ini berlangsung pada Jumat (3/10) sore, di dekat sebuah warung kelontong di Jalan Semeru, meninggalkan seorang korban luka dan menyisakan pertanyaan besar.
Korban, seorang pelajar berinisial PL (18), diserang secara tiba-tiba oleh sekelompok pelajar bermotor yang membawa senjata tajam. Peristiwa ini berawal saat PL dan teman-temannya sedang berkumpul di depan warung, sebelum diserang oleh kelompok pelaku.
Pihak kepolisian bergerak cepat mengusut kasus ini dan berhasil mengamankan seorang pelaku. Pelaku berinisial KA (15) diamankan pada Senin (6/10), tiga hari setelah insiden pembacokan pelajar Jakarta Barat tersebut terjadi, dengan bantuan pihak sekolah.
Advertisement
Advertisement
Detik-detik Mencekam di Depan Warung Kelontong
Menurut kesaksian Yuli (32), pemilik warung kelontong yang menjadi saksi mata, kejadian berlangsung sangat cepat dan mengejutkan. Sekelompok pelajar, termasuk korban PL, sedang "nongkrong" di depan warungnya ketika tiba-tiba didatangi oleh beberapa motor.
Yuli menuturkan bahwa para penyerang sudah menunjukkan senjata tajam sejak dari kejauhan. "Tiba-tiba mereka didatangi beberapa motor. Dari jauh itu celuritnya sudah ditenteng-tenteng," kata Yuli kepada wartawan di lokasi, Selasa.
Melihat ancaman tersebut, korban dan teman-temannya berusaha mencari perlindungan di dalam warung Yuli. Namun, upaya mereka terhambat karena pintu warung sudah terkunci. "Nah, pas mau ke sini mau masuk, enggak bisa, kan pintunya saya kunci," tambahnya.
Advertisement
Seorang pelaku berinisial KA (15) dari gerombolan bermotor itu mengejar korban hingga ke dekat warung dan langsung melayangkan celurit ke arah PL. "Yang dibacok itu lehernya, ada luka. Satu kali dibacok, setelah itu pelaku langsung kabur," jelas Yuli.
Advertisement
Pelaku Pembacokan Pelajar Jakarta Barat Diamankan, Motif Masih Misteri
Kepolisian Sektor Grogol Petamburan tidak membutuhkan waktu lama untuk mengidentifikasi dan mengamankan pelaku. Seorang anak berhadapan hukum (ABH) berinisial KA (15) berhasil diamankan pada Senin (6/10).
Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama antara pihak kepolisian dan sekolah tempat pelaku bernaung. Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tenggunan, menjelaskan proses penangkapan tersebut.
"Anak Berhadapan Hukum ini diamankan hari ini, Senin, 6 Oktober 2025 pukul 14.00 WIB. Kami mengamankannya dengan cara berkolaborasi dengan pihak sekolah," kata Alexander kepada wartawan di Jakarta.
Advertisement
Meskipun pelaku telah diamankan, motif di balik tindakan pembacokan pelajar Jakarta Barat ini masih menjadi fokus penyelidikan. Pihak kepolisian terus mendalami alasan KA melakukan penganiayaan tersebut. "Jadi untuk pemeriksaan ABH masih dilakukan di ruang periksa. Kami masih mendalami motif penyebab anak tersebut melakukan kejahatan," tegas Alexander.
Advertisement
Kondisi Korban dan Proses Hukum Berlanjut
Akibat insiden pembacokan yang terjadi pada Jumat (3/10) itu, korban PL (18) mengalami luka serius di bagian tengkuk. Setelah kejadian, PL segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisi korban menjadi perhatian utama dalam penanganan kasus ini. "Korban setelah mendapat luka tersebut, dilakukan pengobatan di RSCM," ungkap Alexander. Pihak kepolisian juga akan meminta hasil visum dari RSCM sebagai barang bukti penting dalam proses hukum.
Alexander menambahkan bahwa hasil visum ini akan menjadi salah satu alat bukti kuat. "Sambil nanti kita melakukan permintaan visum ke RSCM. Hasil visum itu sebagai barang bukti juga untuk kami," jelasnya. Saat ini, korban PL sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan di rumahnya, "Sekarang korban sudah rawat jalan di rumah," pungkas Alexander.
Advertisement
Sumber: AntaraNews