Sebuah speedboat Paus Ramabosa milik Balai Taman Nasional Takabonerate terbakar saat sedang bersandar di belakang Masjid Rahmatan Lil Alamin, Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (25/7) sore. Kepolisian Resor Kepulauan Selayar menyelidiki penyebab terbakarnya speedboat tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Selayar, Inspektur Satu Sukarman menjelaskan, speedboat milik Taman Nasional Takabonerate tersebut terbakar sekitar pukul 16.00 WITA, Sabtu (25/7) kemarin. Sukarman menjelaskan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Selayar bernama Hasanuddin yang melihat kobaran api berasal dari speedboat.
Melihat adanya kobaran api, Hasanuddin segera melaporkan peristiwa itu kepada atasannya. Selanjutnya, menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Selayar.
Tak berselang lama, sekitar pukul 16.20 WITA, personel Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.40 WITA sehingga tidak sempat merambat ke bangunan maupun objek lain di sekitar lokasi.
"Tidak ada korban jiwa. kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta," ujar Sukarman.
Sukarman mengatakan pihaknya telah menurunkan personel untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Meski demikian, Sukarman menduga speedboat tersebut terbakar akibat adanya aktivitas pembakaran sampah.
“Kami telah melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Dugaan awal, api berasal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi yang kemudian merambat hingga membakar speedboat. Namun dugaan tersebut masih akan kami dalami melalui proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” ungkapnya.
Ia menegaskan, setiap peristiwa kebakaran akan ditangani secara profesional agar penyebabnya dapat dipastikan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah di lokasi yang berdekatan dengan benda atau material yang mudah terbakar. Kelalaian sekecil apa pun dapat memicu kebakaran dan mengakibatkan kerugian yang cukup besar,” tambahnya.
Saat ini, Satreskrim Polres Kepulauan Selayar masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran speedboat tersebut.