Kasus Kekerasan
-
News •Polda Jateng Catat 198 Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dalam Lima Bulan, Pencegahan DiperkuatData tersebut dihimpun Direktorat Reserse Kriminal Umum melalui Subdirektorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Perlindungan Perempuan dan Orang.
-
News •Dugaan KDRT Dosen UNM Diserahkan ke Polisi, Korban Alami Trauma MendalamKasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan seorang dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) kini sepenuhnya ditangani pihak berwajib, membuat korban mengalami trauma mendalam.
-
News •Polres Lombok Tengah Tangani Dua Kasus Kekerasan Santri, Satu Korban Meninggal DuniaPolres Lombok Tengah tengah mengusut tuntas dua kasus kekerasan santri yang terjadi di lingkungan pondok pesantren, termasuk satu kasus yang menyebabkan korban meninggal dunia. Simak detailnya.
-
News •DPPPA Karawang Catat 87 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pelecehan DominanDinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Karawang mencatat 87 kasus kekerasan perempuan dan anak sepanjang Januari-Mei 2026, didominasi pelecehan, menunjukkan urgensi perlindungan bagi kelompok rentan.
-
News •Menteri PPPA Kecam Keras Kasus Kekerasan Seksual Ayah Kandung di Klaten, Soroti Dampak Psikologis MendalamMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengecam keras kasus kekerasan seksual ayah kandung di Klaten terhadap dua putrinya, menyoroti pengkhianatan fungsi keluarga dan dampak psikologis berat bagi korban.
-
News •Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan dan Pelemparan Pria dari Lantai Dua di Pasar Grogol JakbarPolda Metro Jaya tengah mendalami kasus dugaan pengeroyokan yang berujung pelemparan seorang pria dari lantai dua Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026.
-
News •Plt Bupati Pati Usulkan Pencabutan Izin Permanen Ponpes Tlogowungu Imbas Kekerasan SeksualPlt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengusulkan pencabutan izin operasional permanen pondok pesantren di Tlogowungu setelah kasus kekerasan seksual, demi perlindungan santri.
-
News •Pemda DIY Tegaskan Pentingnya Asesmen Anak Korban Kekerasan Daycare Little AreshaPemerintah Daerah DIY menekankan asesmen menyeluruh bagi anak korban dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha, memastikan penanganan komprehensif dari fisik hingga psikologis.
-
News •Polresta Manokwari Identifikasi 19 Siswa Terduga Pelaku Kekerasan Siswa SMA Taruna KasuariPolresta Manokwari terus mendalami kasus kekerasan yang melibatkan 19 siswa senior SMA Taruna Kasuari terhadap juniornya, mengedepankan perlindungan anak dan keadilan restoratif.
-
News •UI Nonaktifkan Sementara 16 Mahasiswa Fakultas Hukum Terduga Kekerasan VerbalUniversitas Indonesia (UI) mengambil langkah tegas dengan penonaktifan sementara 16 mahasiswa Fakultas Hukum yang terduga pelaku kekerasan verbal, demi menjaga integritas proses pemeriksaan dan kondusivitas kampus.
-
Politik •Gibran Tegaskan Pentingnya Demokrasi Sehat Respons Kasus Andrie YunusWakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti pentingnya menjaga ruang demokrasi tetap sehat dan terbuka, merespons insiden penyerangan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.
-
News •Polisi Karawang Ungkap Kasus Penganiayaan Mahasiswa, Pelaku dan Korban Sama-sama PelajarAparat kepolisian berhasil mengungkap kasus Penganiayaan Mahasiswa Karawang yang melibatkan dua pelajar, DMY dan ADK. Insiden tragis ini terjadi di Telukjambe Timur dan membuat korban mengalami luka serius.
-
News •Polisi Tangkap Pria Pukul Wanita di Koja Usai Viral di MedsosPolsek Koja berhasil menangkap YJJG (28), pelaku penganiayaan yang memukul wajah seorang wanita di Koja hingga berdarah, setelah insiden Pria Pukul Wanita Koja ini viral di media sosial.
-
News •Lesunya Ekonomi Jadi Faktor Utama Pemicu KDRT di Pangkalpinang, DPPAKB Ungkap Data TerbaruDinas Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (DPPAKB) Kota Pangkalpinang menyoroti **faktor ekonomi pemicu KDRT** yang tinggi di wilayahnya, terutama setelah lesunya sektor pertambangan timah.
-
News •Tren Positif: Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Pangkalpinang Menurun di Tahun 2025Dinas PPAKB Kota Pangkalpinang melaporkan penurunan signifikan kasus kekerasan perempuan dan anak pada tahun 2025, menjadi angin segar di tengah upaya pencegahan kekerasan Perempuan dan Anak Pangkalpinang.
-
News •Pemkab Tulungagung Berhasil Turunkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di 2025Dinas KBPPPA Tulungagung berhasil menekan angka kasus kekerasan perempuan dan anak sepanjang tahun 2025, dengan target optimalisasi upaya pencegahan pada 2026.
-
News •Polrestabes Bandung Selidiki Kematian Balita Raditya, Diduga Akibat Kekerasan FisikPolrestabes Bandung tengah intensif menyelidiki kasus **kematian balita** Raditya Allibyan Fauzan (4) yang **diduga kekerasan** fisik, setelah ditemukan banyak luka pada tubuh korban.
-
News •Dubes RI Soroti Pelaku Penganiayaan PMI Malaysia: Orang Berpendidikan tapi KejiDuta Besar RI Hermono mengungkapkan pelaku penganiayaan keji terhadap seorang PMI asal Sumatera Barat di Malaysia adalah orang berpendidikan, memicu pertanyaan serius tentang perlindungan pekerja migran dan kasus Penganiayaan PMI Malaysia.
-
News •Polisi Tangkap Residivis Penganiaya Mahasiswa Yogyakarta Setelah Buron SetahunSetelah buron setahun, polisi berhasil menangkap BSY, residivis penganiaya mahasiswa Yogyakarta di Jetis. Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP atas luka yang dialami korban.
-
News •DP3AKB Kalsel Tangani Ratusan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak, Pencegahan Jadi KunciDinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kalimantan Selatan telah menangani 544 korban kekerasan perempuan dan anak hingga September, dengan fokus pada pencegahan holistik.