Tegas Berantas Narkoba, Polda Metro Musnahkan 1,14 Ton Barang Bukti
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan, pemusnahan jadi bukti keseriusan Polda Metro Jaya dalam perang melawan narkoba.
Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya memusnahkan sebanyak 1,14 ton narkoba hasil sitaan dari berbagai pengungkapan kasus selama tiga bulan terakhir, terhitung sejak Juli hingga September 2025. Pemusnahan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum ibu kota.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan, pemusnahan jadi bukti keseriusan Polda Metro Jaya dalam perang melawan narkoba.
"Keseluruhan barang bukti yang kita sita, jika dikonversikan kenilai rupiah, dan dijual ke peredaran gelap, setara dengan Rp 1,13 triliun rupiah. Dan upaya ini juga berarti, bahwa kita telah menyelamatkan lebih dari 4,5 juta jiwa dari bahaya penyelenggaraan narkoba," kata Asep saat konferensi pers, Selasa (30/8).
Menurut Asep, operasi ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden, arahan Kapolri, sekaligus juga Pogram yang diusung olehnya bertajuk Jaga Jakarta. Program tersebut punya empat pilar yaitu jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah.
"Upaya pemberantasan narkoba Indonesia, yang kami lakukan merupakan bentuk komitmen kami, dalam mewujudkan impian dan cita-cita kita semua, supaya negara kita terbebas dari narkoba," ujar dia.
Asep mengarisbawahi, perang melawan narkoba tidak cukup hanya lewat penegakan hukum. Dia juga mengencarkan pencegahan melalui penyuluhan di sekolah, universitas, hingga pemukiman rawan narkoba. Kampanye masif juga dijalankan lewat videotron, papan reklame, dan media sosial.
Selain itu, Polda Metro Jaya membuka kanal pengaduan di Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, hingga call center 110. Di lapangan, jajaran Polda Metro Jaya rutin melakuian patroli ke kampung rawan narkoba dan tempat hiburan malam. Bahkan sudah membentuk 28 Kampung Tangguh Anti Narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dia mengingatkan perjuangan melawan narkoba bukan hanya dilakukan oleh penegak hukum, melainkan juga diperlukan ketelibatan dari semua pihak. Oleh karena itu, Asep mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu, baik melalui sosialisasi, pemberian informasi, termasuk dukungan moral terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.
"Mari kita perkuat kepedulian supaya lingkungan kita benar-benar bersih dari narkoba. Demi anak-anak kita, demi keluarga kita, dan demi masyarakat yang lebih sehat dan aman," katanya.