PSI Sampaikan Duka Cita Atas Insiden Affan Kurniawan, Minta Warga Jaga Indonesia
Yakini semua pihak bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan atau mengeluarkan pernyataan yang kontraproduktif.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa pada aksi unjuk rasa di Pejompongan kemarin.
"Kami sangat berduka dengan meninggalnya Mas Affan Kurniawan kemarin. Kami percaya pihak kepolisian akan bersikap profesional dalam penyelidikan kasus ini dan menjatuhkan sanksi kepada yang bersalah," kata Juru Bicara DPP PSI, Andy Budiman, dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8).
Selanjutnya PSI juga yakin semua pihak bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan atau mengeluarkan pernyataan yang kontraproduktif.
"PSI percaya masyarakat punya daya nalar yang kuat dan tidak akan terpancing. Mari kita jaga Indonesia yang kita cintai," pungkas Andy.
Kapolri Minta Maaf
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung menjenguk keluarga korban di RSCM, Jakarta Pusat. Meminta maaf.
Sigit tiba sekitar pukul 00.33 WIB, Kamis (28/8). Dia terlihat didampingi Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim yang baru saja memberikan keterangan pers terkait insiden di Pejompongan itu.
Tampak Listyo langsung memasuki ruangan rumah sakit dan memeluk seorang pria yang diduga keluarga almarhum. Raut wajahnya menunjukkan bela sungkawa mendalam saat momen saling memeluk itu.
Dia juga menyalami pria lainnya, sambil kemudian duduk bersama, berbincang dan mendengarkan keluarga almarhum.
"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," tutur Sigit saat dikonfirmasi wartawan.
Menurutnya, petugas kepolisian telah mencari keberadaan korban dan memerintahkan Propam Polri untuk menindaklanjuti perkara tersebut.
"Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban dan saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut," jelas dia.